Komplotan Maling Motor di Cibubur Jakarta Timur Keluarkan Senjata Api Saat Kepergok Warga

Komplotan pencurian sepeda motor bersenjata api beraksi pada tempat ekspedisi di Jalan Taruna Jaya, Kelurahan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur.

Penulis: Bima Putra | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Bima Putra/TribunJakarta.com
Tempat ekspedisi di Jalan Taruna Jaya yang disatroni komplotan maling sepeda motor bersenjata api, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (22/2/2023). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Komplotan pencurian sepeda motor bersenjata api beraksi pada tempat ekspedisi di Jalan Taruna Jaya, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur.

Komplotan pelaku menggasak sepeda motor jenis matic berpelat B 4313 TUL milik seorang pegawai tempat ekspedisi pada Selasa (21/2/2023) sekira pukul 11.00 WIB.

Korban, Aji mengatakan kejadian bermula ketika dua pelaku yang datang berboncengan menaiki sepeda motor jenis matic menepikan kendaraan di depan tempat ekspedisi.

"Kondisi pas hujan, saya lagi di bagian lantai atas. Kalau dari CCTV satu pelaku pakai jas hujan warna merah, satu pakai jas hujan warna hijau," kata Aji di Jakarta Timur, Rabu (22/2/2023).

Setelah memastikan keadaan aman satu pelaku turun dari kendaraan lalu membobol kunci kontak kendaraan korban, sementara pelaku lain mengawasi keadaan.

Baca juga: Tak Sampai 1 Menit, Dua Pemuda Gercep Curi Belanjaan Sembako Emak-emak di Cakung Jakarta Timur

Hanya dalam waktu kurang dari satu menit pelaku membobol kendaraan Aji menggunakan kunci leter t lalu melarikan diri bersama rekannya ke arah Jalan Abdurachman.

"Cepat kejadiannya, pelaku langsung kabur. Saya belum lapor ke polisi," ujar Aji.

Ketika pelaku hendak melarikan diri, seorang pegawai ekspedisi lain sempat memergoki aksi dan berupaya mengejar komplotan pelaku menggunakan sepeda motornya.

Namun pelaku yang menyadari dibuntuti tiba-tiba merogoh saku celana dan mengeluarkan senjata api, sehingga pegawai ekspedisi rekan korban menghentikan pengejaran.

"Sepertinya sadar kalau saya kejar. Pas lagi jalan itu tiba-tiba seperti mau mengeluarkan senjata api. Karena khawatir saya berhenti," tutur pegawai ekspedisi lain, Alvi.

Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved