Amanat KSB Surati BEI dan OJK Minta Telaah IPO Amman Mineral
Untuk diketahui, Amanat KSB juga juga mengirimkan tembusan suratnya kepada sejumlah pihak terkait permohonan telaah khusus terhadap rencana permohonan
Penulis: Abdul Qodir | Editor: Acos Abdul Qodir
TRIBUNJAKARTA.COM - Rencana penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) PT Amman Mineral Nusa Tenggara Barat (PT AMNT) mendapat sorotan Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tambang (Amanat) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).
Amanat KSB mengirimkan surat ke Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berisi permohonan telaah khusus terhadap rencana permohonan IPO PT AMNT.
Mengutip Kontan, Amman Mineral Internasional mengincar dana IPO sejumlah 1 miliar Dolar Amerika Serikat. Jika menggunakan kurs di Rp 15.274, maka nilainya mencapai lebih Rp 15 triliun. Recana IPO tersebut bakal menjadi nilai IPO terbesar di Indonesia.
“Kami sangat sayangkan rencana ini di tengah-tengah banyaknya persolan PT AMNT. Amanat KSB telah melakukan berbagai upaya terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan PT AMNT di Sumbawa Barat,” ujar Ketua Aliansi Amanat KSB Muhammad Ery Satriawan dalam keterangan tertulis, Jumat (3/3/2023).
Dugaan pelanggaran yang dimaksud antara lain, kebijakan perusahaan terkait lowongan kerja tenaga lokal yang minim, roster kerja, daftar black list, Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak, penghapusan serikat pekerja/serikat buruh atau union busting dan pengekangan hak-hak pekerja yang mengarah pada pelanggaran Hak Asasi Manusia.
Baca juga: Pemprov DKI Ingin Akuisi 51 Persen Saham PT KCI, Heru Budi: Tergantung Menhub
Kemudian dugaan skandal dan tidak transparansinya pengelolaan dana PPM/CSR. Kecelakaan kerja hingga dugaan penggelapan pajak akibat beroperasinya beberapa Perusahaan di area konsesi PT AMNT tanpa izin industri.
“Bahwa terhadap seluruh rangkaian perjuangan kami selaku masyarakat hingga saat ini masih berproses dan belum satu pun lembaga negara atau instansi pemerintah sebagaimana di atas yang menyatakan bahwa laporan kami telah mendapat bantahan atau dihentikan yang intinya semua saat ini masih berproses,” tegas Ery.
“Kami paham Initial Public Offering pada umumnya, dilakukan oleh perusahaan untuk melakukan ekspansi yang membutuhkan modal besar maupun untuk mengurangi jumlah utang yang dimiliki oleh perusahaan. Tapi, jangan kemudian karena mengedepankan kepentingan perusahaan, tapi mengabaikan persoalan-persoalan hukum dan sosial,” imbuhnya.
Ery berharap Direktur Utama BEI dan Dewan Komisioner OJK agar melakukan telaah khusus terhadap rencana permohonan IPO PT AMNT. Lalu, tidak mengeluarkan izin kepada perusahaan untuk dapat merilis prospektus singkat di media maupun melakukan penawaran awal (bookbuilding) sampai dengan seluruh proses laporan pengaduan di atas selesai diproses dan inkrah.
“Dalam waktu dekat Amanat KSB juga akan melakukan gugatan terhadap PT AMNT,” tandasnya.
Baca juga: Keponakan Luhut Resmi Menjabat Sebagai Komisaris BEI Periode 2020-2023
Untuk diketahui, Amanat KSB juga juga mengirimkan tembusan suratnya kepada sejumlah pihak terkait permohonan telaah khusus terhadap rencana permohonan IPO PT AMNT. DI antaranya presiden serta kementerian dan lembaga pemerintah terkait hingga perbankan.
Mengutip Tribunnews.com, sebelumnya pihak OJK menyatakan sedang mengkaji rencana IPO perusahaan tambang PT Amman Mineral Internasional.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Inarno Djajadi mengatakan, PT Amman Mineral sudah menyampaikan dokumen pernyataan pendaftaran penawaran umum perdana saham kepada OJK.
"Saat ini OJK sedang melaksanakan penelaahan atas dokumen pernyataan pendaftaran yang dimaksud," kata Inarno dalam konferensi pers, dikutip Selasa (28/2/2023).
Namun, Inarno menyampaikan, nilai emisi dan jumlah saham masih belum diketahui secara pasti. Pasalnya, harga penawaran itu bisa dilihat setelah pelaksanaan perseroan memperoleh izin publikasi dan book building.
"Jadi, saat ini memang kami masih belum bisa menentukan nilainya berapa, harga nya berapa, dan jumlah emisinya berapa," jelasnya.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul OJK Kaji Rencana IPO PT Amman Mineral Internasional
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/logo-ojk.jpg)