Depo Pertamina Plumpang Kebakaran

Datangi Depo Pertamina Plumpang, Kapolri Belum Bisa Beberkan Penyebab Kebakaran

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung lokasi perumahan di Jalan Tanah Merah.

Elga Hikari Putra/TribunJakarta.com
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Kapolres Jakarta Utara, Gidion Arif Setyawan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Depo Pertamina Plumpang, Sabtu (4/3/2023). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung lokasi perumahan di Jalan Tanah Merah yang ludes dilalap si jago merah dalam musibah kebakaran yang disebabkan ledakan di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara.

Pantauan TribunJakarta.com, Kapolri dan rombongan datang sekira pukul 13.30 WIB.

Di lokasi kejadian, Kapolri didampingi Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Kapolres Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan.

Mereka melihat langsung kondisi bangunan yang saat ini telah ludes dilalap si jago merah.

Kepada awak media, Listyo menyebut saat ini pihaknya tengah bekerja untuk mencari penyebab pasti kebakaran di depo Pertamina Plumpang yang sampai merembet ke permukiman di sekitarnya.

"Saat ini tim gabungan dari Polda dan Bareskrim sedang melaksanakan olah TKP awal, dimana di dalamnya ada Puslabfor kemudian ada Pusident, Pusinafis dan tentunya kita mendatangi titik awal terjadinya kebakaran dan saat ini sedang dalam pendalaman.

Tentunya saat ini saya belum bisa jelaskan karena saat ini tim sedang bekerja," papar Listyo di area lokasi kebakaran, Sabtu (4/3/2023).

Sambil menunggu hasil investigasi, Lisyto memerintahkan jajarannya untuk fokus pada penanganan para korban.

Baca juga: Update hingga Sabtu Siang, Korban Tewas Kebakaran Pertamina Plumpang 16 Orang

"Karena ada kurang lebih 1.300 yang mengungsi ditempatkan di 10 titik ini juga tentu harus semuanya dalam kondisi yang mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah dan juga saya lihat masyarakat juga semuanya ikut bergabung termasuk dari relawan-relawan dan ini hal yang baik," papar Listyo.

Sampai Sabtu (4/4/2023) masih ada 708 jiwa warga terdampak kebakaran depo Pertamina, Plumpang yang mengungsi.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), para pengungsi itu saat ini berada di empat titik lokasi pengungsian.

Rinciannya sebanyak 106 jiwa dari 26 kepala keluarga mengungsi di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Utara, 213 jiwa mengungsi di RPTRA Rasella, 366 jiwa di Masjid Golkar Jakarta Utara dan 13 jiwa di SDIT Gema Insan Mandiri.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved