Pelepasan Program G to G ke Korsel, Kepala BP2MI Minta Para PMI Disiplin Bekerja Selama Ramadan
Pelepasan yang simbolis dilakukan di El Hotel Royale, Kelapa Gading, Jakarta Utara ini merupakan yang pertama kali di bulan Ramadan 1444 Hijriah.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, KELAPA GADING - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melepas 257 PMI ke Korea Selatan dalam program antarpemerintah alias government to government (G to G), Senin (27/3/2023).
Pelepasan yang simbolis dilakukan di El Hotel Royale, Kelapa Gading, Jakarta Utara ini merupakan yang pertama kali di bulan Ramadan 1444 Hijriah.
Kepala BP2MI, Benny Ramdhani, mengatakan, selama bulan Ramadan pelepasan PMI bakal terus dilakukan.
"Pelepasan tetap ya, karena ini kan terkait memenuhi permintaan dari negara penempatan," kata Benny di lokasi.
"Jadi tidak ada alasan karena bulan suci Ramadan kemudian Indonesia melakukan penghentian, baik kegiatan pembekalan (prelim) maupun juga pelepasan, kami lakukan terus," sambungnya.
Benny juga memberikan pesan-pesan kepada para PMI yang menjalankan ibadah puasa di Korea Selatan sebagai negara penempatan.
Para PMI diminta untuk tidak menjadikan pekerjaan di luar negeri sebagai alasan untuk berhenti berpuasa.
"Tentu mereka juga tetap menjalankan ibadah puasa, tidak terganggu karena mereka hidup di negara lain ya, saya yakin mereka kuat secara iman ya untuk melaksanakan ibadah puasa," ucap Benny.
Di sisi lain, Benny menegaskan bahwa hal terpenting yang harus dilakukan para PMI ialah tetap disiplin bekerja.
Benny juga mengimbau para anak bangsa yang mencari rezeki di Negeri Ginseng dapat menghargai dan mematuhi hukum negara setempat.
Baca juga: Segera Kerja di Korea Selatan, PMI Asal Ngawi Ini Tak Sabar Buka Puasa Pakai Kimchi dan Bulgogi
"Tiba di negara penempatan, hormati hukum negara setempat, hormati budaya yang berlaku di sana, dan juga tentu disiplin dalam bekerja," kata Benny.
"Tunjukkan bahwa kita adalah orang-orang yang memiliki attitude yang baik, datang dari Indonesia sebagai negara besar," tegasnya.
Adapun dari 257 PMI yang diberangkatkan ke Korea Selatan, 191 di antaranya akan bekerja di sektor manufaktur, sedangkan 66 lainnya di bidang perikanan.
Di kesempatan yang sama, ada juga seorang PMI yang akan berangkat ke Jerman untuk bekerja sebagai tenaga kesehatan di Negeri Panzer.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Pelepasan-pekerja-migran-Indonesia-program-G-to-G-ke-Korea-Selatan-Senin-2732023.jpg)