Alasan Pemudik Masih Pilih Terminal Bayangan Pasar Rebo: Lebih Cepat
Terminal Bayangan Pasar Rebo di wilayah Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur masih menjadi pilihan pemudik bus AKAP untuk menjadi titik keberangkatan.
Penulis: Bima Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Terminal Bayangan Pasar Rebo di wilayah Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur masih menjadi pilihan pemudik bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) untuk menjadi titik keberangkatan.
Sejak Selasa (18/4/2023) pagi warga dengan berbagai tujuan berbondong-bondong datang ke Terminal Bayangan Pasar Rebo untuk berangkat ke kampung halaman mereka.
Meski Terminal Bayangan Pasar Rebo bukan titik keberangkatan resmi untuk penumpang bus AKAP, tapi dari tahun ke tahun setiap Idulfitri tetap banyak penumpang memilih datang.
Cecep, pemudik tujuan Cilacap mengatakan lebih memilih Terminal Bayangan Pasar Rebo dibanding terminal resmi karena alur keberangkatan penumpang lebih cepat.
"Lebih cepat ya. Beli tiket langsung di lokasi dan langsung berangkat. Kalau di terminal resmi kan menunggu dulu. Pesan tiket," kata Cecep di Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (18/4/2023).
Baca juga: Intip Bilik Istirahat Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek Buat Pemudik, Ada AC dan Non-AC
Dia mencontohkan deretan loket perusahaan otobus (PO) yang melayani pemberangkatan tujuan menuju Jawa hingga Sumatera di bahu Jalan Raya Supriyadi.
Bahkan tanpa perlu membeli tiket secara langsung di loket PO penumpang tetap dapat berangkat bila sudah membayar ongkos ke kondektur, prosedur ini dinilai lebih praktis.
"Kalau berangkat di terminal kita harus jalan juga dari jalan raya ke titik keberangkatan. Di sini (terminal bayangan pas turun langsung nunggu bus untuk berangkat, enggak capek," ujar Cecep.
Selain lebih praktis, penumpang lebih memilih berangkat dari Terminal Bayangan Pasar Rebo karena pada terminal resmi banyak terdapat calo tiket dan rawan kejahatan jalanan.
Faktor-faktor ini yang membuat Terminal Bayangan Pasar Rebo banyak diminati meski sudah berulang kali ditertibkan jajaran Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Satlantas Jakarta Timur.
"Masih lebih milih terminal bayangan sih, sekarang terminal resmi belum terlalu nyaman. Enggak ada jaminan lebih aman buat penumpang juga," tutur Cecep.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Terminal-Bayangan-Pasar-Rebo-Kecamatan-Ciracas-Jakarta-Timur-2.jpg)