Diklaim Menurun, Ada 154 Kejadian Kebakaran di DKI Selama Ramadan
Kepala Gulkarmat DKI Satriadi Gunawan menyebut, jumlah ini menurun 6,67 persen dibandingkan Ramadan tahun lalu.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mencatat, sebanyak 154 kejadian kebakaran terjadi di ibu kota selama bulan suci Ramadan.
Kepala Gulkarmat DKI, Satriadi Gunawan, menyebut, jumlah ini menurun 6,67 persen dibandingkan Ramadan tahun lalu.
“Jumlah kejadian kebakaran pada bulan Ramadan tahun 2022 itu ada 165 kejadian, kalau tahun ini 154,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (24/4/2023).
Anak buah Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono ini menyebut, mayoritas objek yang terbakar merupakan bangunan perumahan.
Adapun persentasenya mencapai 41,56 persen.
Jumlah ini berkurang 4,5 persen dibandingkan periode 2022 lalu dimana persentase kebakaran bangunan perumahan mencapai 46,06 persen.
Baca juga: Anak 2,5 Tahun Tersesat di Taman Rancho Jagakarsa, Polisi Jadi Pahlawan
Dari ratusan kejadian kebakaran itu, faktor utama yang menyebabkan kejadian ini ialah korsleting listrik.
“Penyebab kebakaran tertinggi selama Ramadan oleh listrik, persentase 62,99 persen,” ujarnya.
Angka ini naik 1,18 persen dibandingkan periode 2022 lalu dimana persentase kebakaran akibat listrik berada di kisaran 61,81 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Personel-Damkar-Jakarta-Timur-saat-proses-pemadaman-kebakaran.jpg)