Pemilu 2024

PDIP Kota Bekasi Daftarkan 50 Bacaleg ke KPU Hari Ini, 35 Persen Perempuan

PDI Perjuangan Kota Bekasi mendaftarkan 50 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) ke KPU Bekasi pada hari ini, Kamis (11/5/2023).

Tayang: | Diperbarui:
ISTIMEWA
PDI Perjuangan Kota Bekasi daftarkan bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPRD Kota Bekasi di KPU Kota Bekasi Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur, Kamis (11/5/2023). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - PDI Perjuangan Kota Bekasi mendaftarkan 50 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) ke KPU Bekasi.

Dari 50 bacaleg PDIP yang didaftarkan untuk Pemilu 2024, sebanyak 35 persen diantaranya perempuan.

Perdaftaran dilakukan langsung Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Bekasi Tri Adhianto pada Kamis (11/5/2023).

 

Tri bersama 50 bacaleg serta simpatisan konvoi menuju Kantor KPU Kota Bekasi di Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur.

"Ada 50 yang didaftarkan (bacaleg), kita perempuan melebihi kuota ada 35 persen," kata Tri.

Baca juga: Besok, NasDem dan PDIP Bakal Kompak Daftarkan Bacaleg ke KPU DKI

Dari 50 bacaleg tersebut, terdapat anggota legislatif yang kembali didaftarkan dalam Pemilu 2024.

Tri memastikan, pemilihan bacaleg Pemilu 2024 ini sudah melalui proses panjang hingga ke tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan.

PDI Perjuangan Kota Bekasi daftarkan bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPRD Kota Bekasi di KPU Kota Bekasi Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur, Kamis (11/5/2023).
PDI Perjuangan Kota Bekasi daftarkan bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPRD Kota Bekasi di KPU Kota Bekasi Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur, Kamis (11/5/2023). (ISTIMEWA)

"Saya kira proses pencalegan di PDIP Kota Bekasi sudah melalui proses yang panjang dan melalui proses internal, mulai dari tingkat Kota provinsi, dan pada akhirnya ditetapkan oleh DPP," jelas dia.

Kader PDI Perjuangan yang didaftarkan sebagai bacaleg memiliki latar belakang beragam, dari pengusaha hingga milenial.

Baca juga: Kader PDI P Said Abdullah Bagi-bagi Uang di Masjid, Ternyata Punya Harta Lebih Banyak dari Jokowi

"Jadi mudah mudahan mampu menjawab tantangan yang dihadapi oleh warga masyarakat ke depan," ucapnya.

Tantangan anggota legislatif harus mampu menangkap aspirasi masyarakat, menerjemahkan dalam bentuk produk legislasi.

"Dinamisasi pembangunan perlu adanya dewan dewan yang kuat, dewan dewan yang bisa lebih mendengar apa yang diharapkan keinginan warga masyarakat," tegas dia.


Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved