PSI Kembali Ditinggalkan Kader, 2 Anggota DPRD DKI Jakarta Putuskan Keluar
Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Elva Farhi Qolbina membenarkan kabar tersebut. Pihaknya pun menghormati keputusan Anggara dan Idris.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali ditinggalkan kadernya.
Terbaru, dua anggota DPRD DKI Jakarta mengundurkan diri dari PSI.
Keduanya yakni Ketua Fraksi PSI di DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra dan Idris Ahmad.
Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Elva Farhi Qolbina membenarkan kabar tersebut.
Pihaknya pun menghormati keputusan Anggara dan Idris.
"Sudah disampaikan, dengan alasan pribadi dan kami hormati itu," kata Elva saat ditemui di kantor DPW PSI DKI Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (17/5/2023)
Elva mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu surat resmi dari Anggara dan Idris terkait pengunduran diri mereka dari PSI.
"Masih kami tunggu (surat resminya) dan semua akan diselesaikan secara prosedural oleh partai politik," ucap dia.
Setelah resmi menerima surat pengunduran diri dari keduanya, barulah DPW PSI DKI akan membicarakan proses pergantian antar waktu (PAW) terhadap keduanya di DPRD DKI Jakarta.
Baca juga: Tri Adhianto Bantah Tak Beri Kabar Saat Absen Konsolidasi Pemenangan Ganjar Pranowo
Apalagi, Anggara memegang dua jabatan strategis PSI di Kebon Sirih yakni selain menjabat Ketua Fraksi, Anggara juga Wakil Ketua Komisi E di DPRD DKI Jakarta.
Sementara Idris merupakan anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta.
Elva mengklaim mundurnya dua kadernya itu tak menjadi beban bagi PSI untuk meraih target besari di Pemilu 2024 mendatang.
Di mana dalam Pemilu 2024, PSI DKI menargetkan bisa meraih 800 ribu suara dan mendapatkan 16 kursi DPRD.
"Dan tidak kemudian menjadi PSI "Aduh ada dua yang nggak nih" tapi kan lebih banyak yang mau bergerak bersama PSI.
Justru ini menjadi lecutan semangat bagi kami PSI memberbanyak kursi di DKI dan memperbesar suara PSI di DKI pada 2024 mendatang," paparnya.
Anggara dan Idris bakal mengikuti jejak Viani Limardi yang tak menyelesaikan tugasnya sebagai legislator dari fraksi PSI di periode 2019-2024.
Diketahui, Viani dipecat PSI pada tahun 2021 silam karena dituding menggelembungkan dana reses.
Namun hingga kini PSI belum melakukan PAW terhadap Viani karena eks kadernya itu masih melakukan upaya hukum.
Selain itu, Anggara dan Idris juga menyusul sejumlah kader PSI yang lebih dulu keluar di jelang 2024 diantaranya Tsamara Amany, Rian Ernest hingga Michael Sianipar.
Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PSI, Justin Adrian membenarkan kini hanya lima petahana yang kembali mendaftar sebagai bacaleg DPRD DKI dari PSI untuk 2024.
Kelima nama itu yakni Justin Adrian, William Aditya Sarana, Anthony Winza Probowo, Eneng Malianasari dan August Hamonangan.
"Saya memang bisa mengatakan bahwa mungkin memang tidak setiap orang bisa cocok jadi dewan dari PSI.
Tapi yang lima ini sudah berkomitmen, dan kita justru akan meningkatkan lagi kinerjanya.
Enggak semuanya cocok dengan sistem-sistem yang ada di PSI DKI, tapi kita hormati," kata Justin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Eks-Politikus-PSI-Anggara-Wicitra-dan-Idris-Ahmad.jpg)