Siswa SMA Jalan Kaki Pingsan

Raffi Ahmad Salut Dengar Perjuangan Siswa SMA Jalan Kaki 16 Km ke Sekolah, Viky Disebut Kuat Iman

Viky menceritakan kondisi sang ayah yang terkena stroke ringan. Kisahnya bikin Ruben Onsu dan Raffi Ahmad salut.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
YouTube Trans TV
Presenter sekaligus pebisnis Raffi Ahmad salut mendengar perjuangan Viky siswa SMA yang viral jalan kaki 16 km pulang pergi ke sekolah. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Presenter sekaligus pebisnis Raffi Ahmad salut mendengar perjuangan Viky siswa SMA yang viral jalan kaki 16 km pulang pergi ke sekolah.

Bahkan suami Nagita Slavina ini menyebut, Viky sosok yang kuat iman. Kenapa?

Diketahui, Viky viral setelah terekam hampir pingsan di pinggir jalan sepulang dari sekolahnya.

Viky mengaku kelelahan karena berjalan pulang pergi ke sekolah setiap hari sudah sejak 2 tahun lalu.

Setelah viral, kehidupan Viky pun ikut terungkap.

Viky mengaku tak punya ongkos sampai harus jalan kaki pulang pergi ke sekolah.

Sebenarnya Viky diberi Rp 10 ribu oleh sang ibu untuk ongkos setiap harinya.

Sadar ekonomi keluarganya sulit, Viky memilih menyimpan uang tersebut untuk kebutuhan sehari-hari orangtuanya di rumah.

Datang menjadi bintang tamu di Ketawa Itu Berkah, Viky kembali mengurai kisah hidupnya.

"Iya aku gak ada ongkos," katanya dikutip TribunJakarta.com, Sabtu (27/5/2023).

"Setiap hari kamu? Kamu gak dapet tebengan temen?" tanya Ruben Onsu.

"Enggak ada yang satu arah," jawab Viky.

Baca juga: Melacak Sekolah Viky Siswa SMA yang Viral, Ngaku Jalan Kaki dari Rumah 90 Menit Sebelum Masuk Kelas

"Kamu setiap hari itu 8 km?" tanya Raffi Ahmad.

"Iya," jawab pria bertubuh tinggi kurus tersebut.

Viky kemudian menceritakan momen di video viral tersebut.

Pria yang diperkirakan berusia 19 tahun ini mengaku tidak sampai pingsan di pinggir jalan. Namun ia terjatuh.

Presenter sekaligus pebisnis Raffi Ahmad salut mendengar perjuangan Viky siswa SMA yang viral jalan kaki 16 km pulang pergi ke sekolah.
Presenter sekaligus pebisnis Raffi Ahmad salut mendengar perjuangan Viky siswa SMA yang viral jalan kaki 16 km pulang pergi ke sekolah. (YouTube Trans TV)

"Dari sekolah itu aku udah pusing. Bukan pingsan, itu saya sebenernya gelap (pandangannya) lalu saya jatuh," jelas Viky.

Kepada Ruben Onsu, Viky menceritakan kondisi sang ayah yang terkena stroke ringan.

Dulu ayah Viky memiliki usaha ikan hias, tetapi sekarang sudah tutup.

"Ibu di rumah jaga bapak sama adik kecil. Kehidupan sehari-hari dari saya markir," tutur Viky.

Mendengar perjuangan hidup Viky, Raffi Ahmad tampak salut.

Raffi Ahmad memuji kerja keras Viky yang sampai ke sekolah pun jalan kaki demi menghemat uang ongkos.

Raffi Ahmad bahkan memuji pemuda tersebut kuat iman.

Baca juga: Sederet Pengakuan Warga Soal Viky Siswa SMA Viral Jalan Kaki ke Sekolah, Merasa Banyak yang Ditutupi

"Kamu hebat sih, kamu masih mau berjuang buat keluarga,"

"Banyak orang yang maksudnya hidupnya susah tuh sampai akhirnya melakukan hal negatif. Maaf nih, merampok, mencuri, tapi kamu alhamdulilah kuat iman ya," puji Raffi Ahmad.

"Ini calon orang sukses, masih sekolah mau jalan kaki. Banyak di luar sana anak sekolah udah dikasih fasilitas orangtua kadang enggak memanfaatkan," tutur.

Cerita sedih keluarga Viky

Kehidupan keluarga Viky berubah sejak sang ayah sakit stroke dan usahanya gulung tikar.

Hal itu diungkapkan Camat Ciputat bernama Mamad saat dihubungi TribunJakarta.com, Kamis (25/5/2023).

Mamad menjelaskan ayah Viky memiliki usaha ikan hias di kios depan rumahnya yang terletak di Ciputat, Tangerang Selatan.

Siapa sangka orangtua baru tahu Viky jalan kaki pulang pergi ke sekolah setelah viral di media sosial.
Siapa sangka orangtua baru tahu Viky jalan kaki pulang pergi ke sekolah setelah viral di media sosial. (Kolase TribunJakarta)

Mulanya usaha ikan hias tersebut berjalan lancar, sehingga Ayah Viky memberanikan diri untuk meminjam uang di bank.

"Tadinya dia kan jual ikan hias tuh, ada kios di depannya, terus kios yang disebelah di kontrakin," ucap Mamad.

Nah terus dia pinjem uang di bank buat tingkat rumahnya," sambungnya.

Namun semua berubah sejak pandemi Covid-19 mendadak terjadi. Usaha ayah Viky akhirnya harus gulung tikar.

"Tadinya dia pikir usahanya bakal lancar, ternyata pas pandemi ikan hias kan enggak laku," ucap Mamad.

Mamad lalu menjelaskan sejumlah kios di sekitar rumah Viky, adalah milik keluarga remaja tersebut.

"Rumah dia dipecah-pecah dijadikan kontrakan," kata Mamad.

Baca juga: Ayah Viky Siswa SMA yang Jalan Kaki ke Sekolah Disebut Berutang ke Bank, Tak Bisa Tunjukkan Buktinya

Untuk membayar utang ke bank, ayah Viky akhirnya mengandalkan penghasilannya dari kios-kios yang ia kontrakan.

"Ternyata putus di tengah jalan," ucap Mamad.

"Rumahnya dipecah dua, kan kontrakannya buat bayar utang di bank,"

"Iya duitnya buat nutupin utang di bank," imbuhnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved