Kali Baru Meluap, Dua RT di Kramat Jati Sempat Terendam 70 Sentimeter
Akibat luapan aliran Kali Baru, sebanyak 40 rumah di Kelurahan Tengah terendam banjir.
Penulis: Bima Putra | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Luapan Kali Baru di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur tidak hanya berdampak pada banjir yang merendam Jalan Raya Bogor pada Senin (19/6/2023) pagi.
Akibat luapan aliran Kali Baru, sebanyak 40 rumah di wilayah permukiman warga RT 01 dan RT 02/RW 01, Kelurahan Tengah terdampak banjir dengan ketinggian berkisar 60-70 sentimeter.
Wakil Camat Kramat Jati Diman mengatakan dua RT permukiman warganya di Kelurahan Tengah tersebut terdampak banjir imbas debit air kiriman dari Depok dan Bogor ke Kali Baru.
"Karena normalnya tinggi air di aliran Kali Baru itu 240 sentimeter, sementara tadi sempat mencapai 310 sentimeter," kata Diman di Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (19/6/2023).
Selain imbas debit air kiriman, wilayah RT 01 dan RT 02/RW 01 Kelurahan Tengah terdampak banjir karena kontur permukimannya yang lebih rendah dibandingkan aliran Kali Baru.
Baca juga: Rafathar Tolak Tawaran Erick Thohir Dampingi Pemain Argentina, Trauma Karena Pernah Diledek Jakmania
Kemudian banyaknya sampah menyumbat pintu air, dan terjadi kebocoran tanggul aliran Kali Baru pada sejumlah titik di wilayah RW 01 sehingga debit air merembes ke permukiman warga.
"Arahannya kalau kondisi meluap aliran dibagi, sebagian ke Kali Cipinang, dan sebagian ke Kali Baru. Ini (di Jakarta) enggak ada hujan, tapi karena air kiriman meluap," ujar Diman.
Baca juga: Senyum Lepas ABG Pirang Usai Aniaya 2 Korbannya Secara Brutal di Pontianak
Banjir di permukiman warga RT 01 dan RT 02/RW 01 Kelurahan Tengah dan Jalan Raya Bogor baru berangsur surut sekira pukul 12.20 WIB saat tinggi air aliran Kali Baru kembali normal.
Ketua RT 0/RW 01, Kelurahan Tengah, Rudi Rohendi menuturkan banjir luapan Kali Baru sempat merendam permukiman warganya selama tiga jam hingga akhirnya surut dan menyisakan timbunan lumpur.
"Lumpurnya lumayan tebal, sekitar tiga sentimeter. Harapannya ya biar tanggul (Kali Baru) yang bolong cepat diperbaiki. Karena walaupun warga sampai mengungsi tapi menggangu," tutur Rudi.
Pantauan di lokasi, setelah banjir surut warga dan petugas gabungan bergegas membersihkan timbunan lumpur bercampur sampah dari jalan lingkungan agar kembali dapat dilalui.
Ruas Jalan Raya Bogor dan Jalan H. Bokir Bin Dji'un yang sempat terendam banjir dengan ketinggian berkisar 20 hingga 40 sentimeter pun kini sudah surut dan dibersihkan petugas gabungan.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Permukiman-warga-RW-01-Kelurahan-Tengah-di-Jalan-Rahayu-yang-terdampak-banjir-luapan-Kali-Baru.jpg)