Iduladha 1444 Hijriah

Warga Depok Punya Alat Canggih Sembelih Kurban: Cuma Butuh 15 Menit, Hewan Bebas dari Cedera

Warga di Kampung Sidamukti RT 05/10, Cilodong, Kota Depok, memiliki alat yang cukup efektif untuk menyembelih hewan kurban tiap momen Idul Adha.

Tayang:
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Sapi yang sudah diikat di alat perebah dan siap disembelih, Kamis (29/6/2023). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG - Warga di Kampung Sidamukti RT 05/10, Cilodong, Kota Depok, memiliki alat yang cukup efektif untuk menyembelih hewan kurban tiap momen Idul Adha berlangsung.

Alat tersebut diberi nama 'kandang perebah sapi potong'.

Pantauan di lokasi, alat tersebut menyerupai pagar besi berbentuk kotak, dengan panjang kurang lebih 2,5 meter dan tinggi 1,7 meter.

 

Setiap sapi yang akan dipotong, akan dimasukan ke dalam kandang tersebut dulu. Setelahnya, bada sapi diikat ke pagar sebelah kiri, dan kemudian ditidurkan secara perlahan.

Ketua DKM Masjid Baiturrahmah, Tata Iswanta, mengatakan, sejak adanya alat ini, penyembelihan hewan kurban di lingkungannya menjadi sangat cepat.

Baca juga: Sejumlah Remaja Kocar-lacir Bertemu Tim Perintis Presisi Polrestro Depok, Dicek HP Ternyata

"Jadi alat perebah hewan ini sangat efektif, sudah tiga tahun kami gunakan. Pertama dari segi waktu sangat efisien," kata Tata di lokasi, Kamis (29/6/2023).

Tata mengatakan, sebelum menggunakan alat tersebut, penyembelihan satu hewan sapi bisa memakan waktu 45 menit hingga lebih.

Namun dengan menggunakan alat ini, waktu yang dibutuhkan untuk menyembelih seekor sapi hanya sekira 15 menit.

Sapi yang sudah diikat di alat perebah dan siap disembelih, Kamis (29/6/2023).
Sapi yang sudah diikat di alat perebah dan siap disembelih, Kamis (29/6/2023). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

"Ketika kita menjatuhkan hewan secara manual, itu membutuhkan waktu kurang lebih 45 menit, bahkan bisa lebih tergantung dari jenis hewan sapinya. Nah dengat alat perebah ini hanya dengan 15 menit itu sudah bisa disembelih," ungkapnya.

Lebih lanjut, Tata mengatakan alat tersebut dipesan dari salah seorang jamaahnya yang merupakan tukang las.

"Kami pesan di salah satu jamaah kami yang tukang las, awalnya memang lihat gimana alat perebah hewan yang sudah ada sebelumnya. Kemudian kita contoh (tiru) dan kita buat sendiri," ungkapnya.

Baca juga: Pelaksaanaan Salat Iduladha Warga Muhammadiyah di 33 Titik Kota Depok Berjalan Lancar: Alhamdulillah

"Waktu itu kita buat harganya Rp 5 juta, tapi tiga tahun lalu. Karena ini besinya yang tebal dan kuat ya, kalau besi yang tipis kami khawatir akan rusak ketika dipakai," timpal Tata.

Terakhir, Tata mengatakan alat ini juga memiliki keunggulan untuk meminimalisir cidera pada hewan kurban yang akan disembelih.

"Iya jelas seperti itu, sudah tiga tahun kita coba hingga hari ini alhamdulillhah sapi ini tidak seperti kita potong manual yang bisa lari (berontak) kesana kesini," pungkasnya


Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved