Ditagih Janji ‘Gantung di Monas’, Anas Urbaningrum Balas dengan Kelakar
etua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum tanggapi santai sejumlah pihak yang menagih janji ‘gantung di Monas’.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum tanggapi santai sejumlah pihak yang menagih janji ‘gantung di Monas’.
Ia pun mengaku tak mau ambil pusing lantaran pihak-pihak yang menggaungkan janji itu kembali punya kepentingan politik di belakangnya.
“Tidak apa-apa (ada yang menagih janji ganti di Monas), karena itu digerakkan oleh grup yang memang punya kepentingan politik tersendiri,” ucapnya saat ditemui di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (15/7/2023).
Sebagai informasi, janji ‘gantung di Monas’ ini muncul saat Anas terjerat dugaan korupsi mega proyek kompleks olahraga Hambalang di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Saat itu, Anas kekeh mengaku tak bersalah hingga berjanji siap digantung di Monas bila terlibat kongkalikong korupsi Hambalang.
Setelah kurang lebih sembilan bulan mendekam di Lapas Sukamiskin, Bandung, Anas akhirnya bisa menghirup udara segar pada April 2023 lalu.
Baca juga: Momen Anas Urbaningrum Injakan Kaki di Monas Usai Bebas dari Penjara: Bergetar Bahas Kezaliman
Hari ini pun jadi hari istimewa bagi Anas yang kembali menginjakkan kaki di Monas setelah bebas dari penjara.
Namun, bukan untuk digantung melainkan untuk menyerukan orasi politik sekaligus merayakan hari ulang tahunnya.
Mantan Ketua Umum Partai Demokrat ini pun berkelar sudah menggantungkan harapannya di bawah langit Monas.
“Harapannya adalah gantungkan harapanmu di atas langit. Di bawah langit ada Monas,” tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Ketua-Umum-Partai-Kebangkitan-Nusantara-PKN-Anas-Urbaningrum-di-Monas-Sabtu-1572023.jpg)