45 Tenaga Kesehatan Tangani Perawatan Sultan Korban Kabel Fiber Optik
RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur membentuk tim medis gabungan dalam perawatan Sultan Rif'at Alfatih (20), korban terjepret kabel fiber optik.
Penulis: Bima Putra | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur membentuk tim medis gabungan dalam perawatan Sultan Rif'at Alfatih (20), korban terjepret kabel fiber optik.
Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Hariyanto mengatakan total ada 45 tenaga kesehatan dikerahkan dalam menangani perawatan Sultan yang kini dirawat di gedung Promoter RS Polri.
"Ada perawat mahir, kemudian perawat anastesi, gabungan dokter paramedis dan ahli lainnya sekitar 45. Bukan dokter (saja), tapi gabungan," kata Hariyanto di RS Polri Kramat Jati, Sabtu (5/8/2023).
Tim medis gabungan ini tidak hanya berasal dari jajaran Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri, tapi juga dari RS Fatmawati dan RS Cipto Mangunkusumo.
Pasalnya RS Fatmawati dan RSCM lah yang awalnya menangani perawatan medis Sultan, sehingga diharapkan dengan kolaborasi ini penanganan diberikan lebih maksimal.
"Kalau dokter spesialisnya (saja) barangkali sekitar 15 atau 20," ujarnya.
Hariyanto merinci dokter spesialis yang terlibat di antaranya ahli telinga, hidung, tenggorokan (THT), bedah digestif, bedah, penyakit dalam, penyakit dalam konsultan gastro hepatologi, anestesi.
Kemudian dokter spesialis anestesi konsultan intensive care, ahli gizi, dan ahli fisioterapis yang diharapkan dapat membantu perawatan Sultan hingga pulih seperti sediakala.
"Insya Allah (pulih seperti sebelumnya). Dari doa rekan-rekan semoga kita (tim medis) diberikan kemudahan oleh yang maha kuasa, kita bersama menolong. Doakan ya," tuturnya.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Kepala-RS-Polri-Kramat-Jati-Brigjen-Hariyanto-soal-kondisi-Sultan-Rifat-Alfatih.jpg)