Eks Manajer Mengaku Bangga Timnas Basket Indonesia Kini Dihuni Generasi Emas

ks manajer Timnas Basket Indonesia, Maulana Fareza Tamrella, mengaku bangga melihat kondisi basket tanah air saat ini.

Istimewa
Eks manajer Timnas Basket Indonesia, Maulana Fareza Tamrella (kanan). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Eks manajer Timnas Basket Indonesia, Maulana Fareza Tamrella, mengaku bangga melihat kondisi basket tanah air saat ini.

Menurutnya, Timnas Nasket Indonesia tengah berada dalam generasi emas. Regenerasi pemain dari senior ke junior berlangsung apik.

"Tentunya hal itu bukan proses instan. Ada program yang sudah dijalankan PP Perbasi serta Badan Tim Nasional (BTN) sejak 2019," kata Maulana dalam keterangannya, Senin (7/8/2023).

Saat itu, lanjut Maulana, para pemain junior berkumpul dalam tim yang diberi nama Indonesia Warriors. Mereka dilatih nakhoda asal Serbia, Dusan Ignatov.

Mereka yang tergabung dalam Indonesia Warriors saat itu adalah para bintang basket Tanah Air saat ini. Sebut saja Muhammad Arighi, Yesaya Saudale, Yudha Saputera, Kelvin Sanjaya, Fhirdan Guntara, dan Ali Baghir.

"Tentunya tidak mudah mencari bakat muda basket Indonesia. Perlu mata yang jeli, hingga pengelolaan yang baik," ujar Maulana.

sesuai SK KONI, Maulana menjabat sebagai manajer tim nasional basket Indonesia sejak 2019 hingga 14 April 2023. 

Semasa menjabat sebagai manajer, Maulana merasakan betul pahit dan manisnya merawat talenta basket Indonesia.

"Bila saat ini mereka semua menjadi bintang basket, tentunya saya ikut bangga. Rasanya seperti menjadi bagan dari membesarkan anak sendiri dan melihat mereka sukses, sangat mengharukan," ucap dia.

Baca juga: Catat Sejarah! Alumnus DBL Dominasi Timnas Basket Putri Saat Raih Emas SEA Games 2023

"Tentunya tak bisa dilupakan bahwa apa yang dipetik saat ini merupakan program jangka panjang yang sudah dibangun Perbasi dan Badan Timnas Indonesia sejak lima tahun lalu. Program seperti ini yang sudah sepatutnya diteruskan," imbuhnya.

Saat ini Maulana merupakan Wakil Ketua BTN serta committee bidang finance FIBA untuk mewakili wilayah Asia Tenggara.

"Tidak ada yang pernah menyangka bila melihat perkembangan pemain yang dulunya ada di Indonesia Warriors. Arighi dan Yesaya tampil luar biasa bersama Pelita Jaya, Ali Baghir dan Kelvin Sanjaya bersama Satria Muda, kemudian Fhirdan dan Yudha memberikan kontribusi luar biasa sampai bersama Prawira Bandung membawa juara IBL tahun ini," tutur Maulana.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved