Puskesmas Kalimulya Depok Catat Peningkatan Pasien ISPA Capai 4.272 Kasus
Puskesmas Kalimulya, Cilodong, Kota Depok, mencatat peningkatan pasien ISPA dalam kurun waktu dua bulan belakangan ini.
Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma
TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG - Puskesmas Kalimulya, Cilodong, Kota Depok, mencatat peningkatan pasien infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dalam kurun waktu dua bulan belakangan ini.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Puskesmas Kalimulya, Agustina Ika Damayanti, saat dikonfirmasi wartawan.
"Iya meningkat (kasus penderita ISPA), dua bulan terakhir," kata Agustina lewat pesan singkat, Rabu (16/8/2023).
Agustinas mengatakan, pihaknya juga mencatat peningkatan pasien yang mengeluh soal paru-paru.
"Iya ada, pada balita juga terjadi peningkatan kasus radang paru seperti pneumonia," ungkapnya.
Sejak awal tahun ini, Agustina bilang pihaknya sudah menangani lebih dari empat ribu kasus ISPA.
"Terdapat 4.272 kasus ISPA sampai dengan dua hari kemarin," ucap Agustina.
Ia juga mengatakan pihaknya saat ini tengah mengedukasi masyrakat untuk tetap menggunakan masker, meskipun pandemi Covid-19 telah dinyatakan selesai.
Terakhir, Agustina menuturkan warga bisa melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk mencegah merebaknya penyakit ini, yang di antaranya adalah dengan mengurangi paparan asap rokok, upaya berhenti, merokok, dan yang lainnya.
"Kurangi paparan asap rokok pada balita khususnya, upayakan berhenti merokok, dan tidak membakar sampah," imbuhnya.
"Bila merasa ada gangguan napas, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat," pungkasnya.
Baca artikel menarik TribunJakarta.com lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-penyakit-infeksi-saluran-pernapasan-atas-ispa.jpg)