Pilpres 2024
Pengamat Sarankan SBY Restui Demokrat Gabung Koalisi PDIP: Buka Jalan untuk AHY dan Puan di 2029
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pun menegaskan harus segera move on dan segera mencari koalisi baru.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM - Setelah memutuskan keluar dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KKP) lantaran merasa dikhianati oleh NasDem dan Anies Baswedan, langkah Partai Demokrat di Pilpres 2024 masih menjadi misteri.
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pun menegaskan harus segera move on dan segera mencari koalisi baru.
"Demokrat akan berikhtiar untuk bergabung dengan koalisi lain yang memiliki kesamaan cara pandang, visi kebangsaan dan etika politik," kata AHY usai rapat internal di DPP Demokrat, Jakarta Pusat, Senin (4/9/2023).
Sementara itu, pengamat politik yang juga Direktur Lingkar Madani (LIMA) Indonesia, Ray Rangkuti memprediksi kemana arah koalisi Demokrat tergantung siapa sosok yang menentukan hal tersebut.
Jika arah koalisi berada di tangan AHY sepenuhnya, ia meyakini Demokrat bakal bergabung dengan Koalisi PDIP yang mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres.
Sedangkan jika arah koalisi masih ditentukan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Ketua Mahkamah Tinggi Partai Demokrat maka kemungkinan partai berlogo mercy itu akan berlabuh ke Koalisi Prabowo Subianto.
"Kalau dari sisi AHY,nampaknya, lebih berat (condong) ke Ganjar atau PDIP. Sementara dari sisi SBY akan lebih berat ke Prabowo. SBY ke Prabowo tentu saja karena sesama senior dan alumni TNI," kata Ray saat dihubungi, Selasa (5/9/2023).
Hanya saja, ujar Ray, jika Demokrat menginginkan akan kembali ke masa jayanya pada 2029 mendatang, seharusnya SBY mau melunak dengan mengizinkan Demokrat bergabung ke koalisi PDIP.
Sebab, di antara Demokrat dan PDIP saat ini ada nama AHY dan Puan Maharani yang merupakan pewaris dari dua parpol besar di tanah air.
"Hanya saja, jika berbicara masa depan, baiknya SBY mengikut selera anak muda. AHY dan Puan adalah pemilik masa depan. Merekalah yang akan melanjutkan apa yang dirintis dan diraih oleh SBY sebelumnya. Mereka juga masih muda, sama-sama punya peluang jadi bintang oaska 2029.

Dua anak muda berdarah biru politik ini akan menentukan masa depan politik Indonesia," papar Ray.
Menurut Ray, jika AHY dan Puan bisa bekerja sama sejak dini, tentu tidak akan sulit untuk bekerja sama di 2029 yang akan datang.
"Perpaduan di antara keduanya akan menjadi ritme politik Indonesia yang mungkin akan menarik untul diikuti.
Itu, tentu saja, jika SBY melihatnya sebagai peluang," ujar Ray.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.