Pria di Bekasi Ditemukan Tewas di Rumah
Pria Ditemukan Tewas dengan Pisau Menancap di Perut, Diduga Depresi Karena Menganggur
Pria berinisial YHW (55) ditemukan tewas dengan pisau menancap di perut, peristiwa terjadi di Perumnas 3, RT 01 RW 09, Bekasi.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Pria berinisial YHW (55) ditemukan tewas dengan pisau menancap di perut, peristiwa terjadi di Perumnas 3, RT 01 RW 09, Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Kapolsek Bekasi Timur Kompol Sukadi mengatakan, YHW diduga mengalami depresi sehingga memilih mengakhiri hidup.
"Sebetulnya yang bersangkutan sudah selalu bercerita sama istrinya bahwa dia depresi," kata Sukadi dijumpai di tempat kejadian, Kamis (7/9/2023).
Penyebab utama depresi yang diderita YHW tidak lain masalah ekonomi, dia merasa tidak mampu menghidupi keluarga lantaran tidak memiliki pekerjaan alias menganggur.
"Sebetulnya korban itu sama istrinya jualan sama istrinya, sejak semalam dia pamit dan ternyata dia dia ke rumahnya yang di Aren Jaya ini," ucap Sukadi.
Ada pun rumah yang menjadi tempat kejadian perkara hanya sesekali dihuni, YHW dan keluarganya tinggal di Rawamangun, Jakarta.
"Korban sama istri tinggal di Rawamangun, sesekali ke sini, rumah di sini kosong, ini rumah orang tua dari korban itu sendiri," jelas dia.
Kasus ini terungkap saat sang istri berusaha mencari keberadaan suaminya, dia datang ke rumah ditemani keponakan sekira pukul 12.00 WIB.
Rumah saat itu dalam keadaan terkunci, suaminya yang sudah pamit sejak semalam tak dapat dihubungi.
Sang istri lantas berusaha membuka rumah dengan cara mencongkel jendela, saat pintu berhasil dibuka ia dikagetkan dengan kondisi suaminya yang sudah tewas.
YHW ditemukan di ruang makan, duduk dikursi dengan pisau dapur yang menancap di bagian perut dekat posisi jantung.
Sukadi menambahkan, tidak ada indikasi tanda-tanda kekerasan atau tindak kejahatan di lokasi penemuan jenazah.
"Diduga (bunuh diri), memang setelah kita lakukan pengecekan di dalam rumahnya itu engga ada tanda-tanda kekerasan termasuk barang-barang semuanya tidak ada yang berserakan," terangnya.
Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi, jasad YHW dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta untuk dilakukan autopsi.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Ilustrasi-jenazah-korban-bunuh-diri.jpg)