Cuma Modal Pentungan, Aksi Heroik Hansip Tatang Hadapi 3 Maling Motor di Priok Meski Kena Tembak
Tatang yang hanya bersenjatakan pentungan mencoba menghentikan laju ketiga pelaku yang ternyata membawa senjata api.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Aksi heroik dilakukan seorang petugas keamanan lingkungan alias hansip bernama Tatang Sutio saat mencoba mengejar tiga maling motor di wilayah Tanjung Priok, Rabu (4/10/2023) lalu.
Tatang yang hanya bersenjatakan pentungan mencoba menghentikan laju ketiga pelaku yang ternyata membawa senjata api.
Meski para pelaku berhasil kabur, Tatang patut diacungi jempol karena keberaniannya melawan tiga orang bersenjata api dengan hanya memegang pentungan.
Tatang menuturkan, pada awalnya ia tak mengetahui bahwa ketiga pelaku ini mempersenjatai diri mereka dengan pistol.
Alhasil, Tatang pun mencoba mengadang pelarian tiga pelaku dengan mengayunkan pentungannya ke arah mereka.
"Saya kalau piket selalu membawa senjata yang digunakan pada saat berjaga lah, pentungan. Jadi saya mengadang dia dengan senjata yang biasa saya pergunakan," ucap Tatang di kediamannya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (6/10/2023).
Pencurian ini terjadi di Jalan Budi Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang memang rawan terjadi tindak kriminal.
Rabu dinihari, Tatang mendengar salah seorang warga meneriaki para pelaku yang sedang berupaya kabur.
Dengan tekad menjaga lingkungan yang sering dijadikan sasaran aksi pencurian, Tatang mendatangi sumber suara dan tiba-tiba berpapasan dengan ketiga pelaku.
Tatang ditembak sebanyak tiga kali oleh para pelaku dari jarak hanya dua meter.
Ia pun pingsan berlumuran darah di jalanan, sementara para pelaku berhasil melarikan diri.
"Tiba-tiba sekitar jarak dua meteran dari tangan si tersangka ini mengeluarkan seperti percikan api. Leher saya tiba-tiba sakit," ucap Tatang.
"Saya sedang merasakan sakitnya di leher, tiba-tiba karena dia berlawanan arah dengan saya kan. Pada saat di samping saya, dia tembak lagi belakang saya. Baru di situ, mata saya gelap," sambungnya.
Akibat penembakan ini, Tatang mengalami luka di bagian dada dan pinggulnya.
Tatang sempat menjalani perawatan di rumah sakit dan kini kondisi kesehatannya sudah pulih serta dapat beraktivitas normal kembali.
Sementara itu, upaya para pelaku yang mencoba menggasak satu unit Honda Scoopy di lokasi tak membutuhkan hasil.
Aksi para bandit jalanan ini diketahui pemilik motor sehingga mereka hanya bisa kabur sambil menodongkan senjata api.
"Karena ada salah satu sepeda motor yang di rumah korban itu letter T nya patah, lobang kunci motor Scoopy itu sudah rusak lah. Dan tertinggal lah patahannya kunci letter T," kata Tatang.
Adapun kasus penembakan yang dilakukan para pelaku curanmor ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.
Aparat Polsek Tanjung Priok hingga kini masih berupaya mengejar para pelaku.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
Selesai Upacara HUT ke-80 RI, Polsek Cilincing Bekuk Pengedar Ekstasi dari Hotel di Sunter dan Medan |
![]() |
---|
Bengkel di Rorotan Dilalap Api, Diduga Akibat Korsleting Listrik |
![]() |
---|
RDF Rorotan Beroperasi September 2025, DLH Jakarta Pastikan Bau Sampah Tak Lagi Ganggu Warga |
![]() |
---|
Polsek Penjaringan Tangkap 3 Pencuri ECU Truk Seharga Rp 40 Juta, Ternyata Tetangga Korban |
![]() |
---|
Polisi Sempat Kewalahan Bubarkan Ratusan Pelajar SMA di Ancol, Hendak Ikut Demo ke Gedung DPR |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.