Pilpres 2024
Erick Thohir dan Yusril Mencuat, Gibran Dinilai Tetap Prioritas Cawapres Prabowo: Bukan yang Lain!
Nama Erick Thohir hingga Yusril Ihza Mahendra mencuat sebagai bacawapres pendamping Prabowo Subianto. Tapi nama Gibran disebut tetap prioritas.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM.COM, GAMBIR - Nama Menteri BUMN Erick Thohir hingga politikus senior Yusril Ihza Mahendra mencuat sebagai bakal calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto.
Kedua sosok ini pun disebut-sebut sudah mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) sebagai salah satu syarat pendaftaran Pilpres 2024.
Meski dua nama mencuat dan punya elektabilitas baik, pengamat politik Adi Prayitno menilai, sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka tetap berada di daftar teratas cawapres pendamping Prabowo.
“Saya meyakini yang akan mendampingi Prabowo itu adalah Gibran, bukan yang lain,” ucapnya saat dihubungi TribunJakarta.com, Kamis (19/10/2023).
Hal ini dikatakan Adi melihat semakin banyaknya relawan yang ingin menyandingkan Gibran dengan Prabowo.
Bahkan, billboard, baliho, hingga kaos-kaos berisi dukungan terhadap pasangan Prabowo-Gibran mulai bermunculan dimana-mana.
Klimaksnya pun terjadi saat Mahkamah Konstitusi mengizinkan kepala daerah berusia di bawah 40 tahun maju di Pilpres 2024.
“Gibran yang awalnya tidak bisa maju, tapi nyatanya putusan itu cukup menguntungkan dan memberikan angin segar untuk Gibran maju,” ujarnya.
“Variabel ini yang bisa menjelaskan bahwa Gibran lah yang jadi prioritas, top list untuk bisa mendampingi pak Prabowo di 2024,” sambungnya.
Kondisi ini juga disebut Adi jadi salah satu penyebab keretakan hubungan Jokowi dengan PDI Perjuangan dan Megawati Soekarnoputri.
Hal ini bisa dilihat dari ketidakhadiran Presiden Jokowi saat Megawati mengumumkan Mahfud MD sebagai pendamping Ganjar Pranowo pada Rabu (18/10/2023) kemarin.
Padahal, Presiden Jokowi yang kini tengah melakukan kunjungan kerja ke luar negeri akan pulang 21 Oktober mendatang.
Sedangkan, pendaftaran Pilpres 2024 mendatang baru ditutup 25 Oktober 2023.
Artinya, sejatinya masih ada waktu bagi Mega untuk menunda pengumuman itu hingga Presiden Jokowi kembali ke Indonesia.
“Oleh karena itu saya kira masih ada kesan sampai saat ini yang jadi prioritas dampingi Prabowo adalah Gibran, bukan yang lain,” kata Direktur Parameter Politik Indonesia (PPI) ini.
Baca artikel menarik TribunJakarta.com lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Prabowo-Subianto-saat-bertemu-Erick-Thohir-dan-saat-berjumpa-Yusril-Ihza-Mahendra.jpg)