Daftar 15 Profesi yang Paling Rentan untuk Selingkuh, Pekerjaanmu Termasuk?
Tempat kerja menjadi salah satu awal terjadinya perselingkuhan. Berikut ini daftar profesi yang rentan selingkuh di tempat kerja.
TRIBUNJAKARTA.COM - Perselingkuhan menjadi salah satu hal yang paling ditakuti bagi sejumlah pasangan.
Tak bisa dipungkiri, tempat kerja merupakan tempat paling memungkinkan untuk terjadinya perselingkuhan.
Menurut laporan dari penyedia permainan kasiono, RANT Casino ada beberapa profesi yang dinilai rentan selingkuh dari pasangannya.
Survei terhadap 3800 orang di seluruh Inggris itu dilakukan untuk mengetahui industri mana yang paling besar kemukinannya berselingkuh.
Dilansri Newsweek, survei menunjukkan bahwa sekitar 85 persen perselingkuhan dimulai di tempat kerja.
Satu dari lima karyawan pun mengaku tidak setia dan menjalin hubungan dengan rekan kerjanya, yang menunjukkan betapa menonjolnya perselingkuhan di tempat kerja saat ini.
Lantas, profesi apa saja yang paling rentan selingkuh di tempat kerja?
Profesi yang Paling Rentan Selingkuh
Berikut profesi yang dianggap paling mungkin berselingkuh menurut survei RANT Casino, dilansir Kompas.com dari laman HR Director:
- Sales: 14,5 persen (239 orang)
- Guru, pelatih, dan profesi di bidang pendidikan: 13,7 persen (226 orang)
- Tenaga kesehatan: 12,5 persen (205 orang)
- Transportasi dan logistik: 9,8 persen (161 orang)
- Manajemen perhotelan dan acara: 7,7 persen (126 orang)
- Teknik dan manufaktur: 6,6 persen (109 orang)
- Properti dan konstruksi: 5,5 persen (90 orang)
- Akuntansi, perbankan, dan keuangan: 5,4 persen (88 orang)
- Teknologi Informasi: 4,6 persen (76 orang)
- Angkatan bersenjata: 4 persen (65 orang)
- HRD: 2,2 persen (36 orang)
- Pekerja amal dan sukarela: 1,9 persen (32 orang)
- Pekerja bidang rekreasi, olahraga, dan pariwisata: 1,9 persen (32 orang)
- Pekerja bidang kepedulian sosial: 1,9 persen (31 orang)
- Energi dan utilitas: 1,6 persen (27 orang).
Kelompok profesi dan industri yang kecil kemungkinannya untuk berselingkuh menurut survei di Inggris, termasuk bidang sains dan farmasi yang hanya 0,1 persen.
Menyusul, ada bidang bisnis, konsultasi, dan manajemen, penegakan hukum dan keamanan, seni kreatif dan desain, serta media.
Pengacara juga dilaporkan termasuk profesi yang lebih loyal terhadap pasangan, dengan hasil survei sebanyak 0,5 persen.
Kemungkinan Penyebab Berselingkuh
Terapis keluarga dan pernikahan dari Thriveworks, Kara Kays mengatakan, profesi dan industri dengan banyak perjalanan atau terbatasnya waktu di rumah dapat menjadi penyebab utama tidak terpenuhinya kebutuhan pribadi dalam pernikahan.
"Perselingkuhan terjadi dalam hubungan di mana kebutuhan salah satu atau kedua pasangan tidak terpenuhi," kata Kays.
"Ini bisa berupa kebahagiaan, keintiman, dan juga koneksi," lanjutnya. Guna mencegah situasi seperti ini, menurut dia, komunikasi yang jelas dan jujur adalah kunci utamanya.
"Mendengarkan untuk benar-benar memahami, bukan berdebat," ungkap Kays.
Dia melanjutkan, koneksi akan membantu pasangan merasakan tingkat keamanan yang mendalam satu sama lain.
"Dan memastikan adanya keselarasan dalam ekspektasi dalam hubungan," tandasnya.
Baca artikel menarik lainnya di Google News.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-selingkuh_20180308_111508.jpg)