Kesaksian Penumpang yang Keretanya Serempet Remaja Sampai Tewas di Stasiun Serpong: Kita Ketakutan
Setelah tahu kereta menyerempet seseorang, Chuarani menyebut penumpang di dalam merasa ketakutan.
Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Yogi Jakarta
TRIBUNJAKARTA.COM - Terungkap kesaksian seorang penumpang yang kereta yang dinaikinya menyerempet seseorang di Stasiun Serpong hingga korban tewas.
Di dalam kereta, penumpang bernama Chuarani itu mengaku mendengar suara seperti keretanya menyerempet seseorang.
Seketika Chuarani dan penumpang lain di kereta tersebut panik dan ketakutan.
Chuarani merupakan orang pertama yang merekam beberapa saat setelah seorang penumpang tewas terserempet KRL Commuterline di Stasiun Serpong.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (17/11/2023) sekira pukul 17:30 WIB.
Dikutip dari TikTok pribadinya, Chuarani memperlihatkan paniknya penumpang saat kereta yang dinaikinya baru saja menyerempet seseorang.
"Ada orang kepleset tangga di Stasiun Serpong sampai jatoh di sela-sela peron dan kereta, infonya korban meninggal," tulis Chuarani.
Unggahan Chuarani pun viral di media sosial hingga ditonton 5 juta lebih warganet.
Chuarani sempat menceritakan detik-detik kereta yang dinaikinya menyerempet korban.
Setelah tahu kereta menyerempet seseorang, Chuarani menyebut penumpang di dalam merasa ketakutan.
"Kita yang di dalam kereta itu ketakutan," kata Chuarani.
Lebih lanjut, Chuarani bercerita, ia dan penumpang lainnya sempat mendengar suara orang jatuh.
"Saat proses nyerempetnya itu kita ngerasain banget suaranya,"
"Jadi pas keretanya itu proses berhenti di Stasiun Serpong tiba-tiba ada suara kayak gedebug gitu, kayak kita nabrak atau nyerempet sesuatu gitu," katanya.
Chuarani dan penumpang lainnya tak sadar kereta yang mereka naiki menyerempet seseorang hingga korban meninggal.
Barulah Chuarani tahu ketika kereta tersebut berhenti di Stasiun Serpong.
"Saat keretanya berhenti kita gak expect kalau itu orang jatuh sampai ke sela-sela peron dan kereta,"
"Jujur kita berharap korbannya itu selamat," kata Chuarani dengan suara bergetar.
Chuarani seketika lemas mendengar kabar korban yang terserempet tersebut ternyata meninggal dunia.
"Infonya korban meninggal. Katanya itu dua remaja sedang ngobrol tapi tidak memperhatikan celah antara peron," kata Chuarani.

Sedang asyik bercanda
Peristiwa itu diawali saat penumpang itu asyik bercanda dengan temannya.
Mereka tidak memerhatikan garis kuning.
Korban pun tak menyadari saat kereta melintas sehingga terserempet.
"Pengguna itu menuju peron sambil mengobrol dengan temannya, sehingga ia tidak memperhatikan garis kuning dan tertabrak kereta yang sedang berjalan," kata Manager Humas KAI Commuter Line Leza Arlan pada Minggu (19/11/2023).
Petugas Stasiun Serpong sudah menegur penumpang itu agar tidak bercanda dengan rekannya.
Namun, penumpang disebut tidak mengindahkan teguran dari petugas sehingga tertabrak kereta.
"Petugas stasiun sebenarnya telah menegur kepada pengguna KRL ini agar tidak bercanda. Namun, mereka tetap melanjutkan candaan tersebut," tutur Leza.
Usai kejadian, petugas keamanan dalam (PKD) segera memberikan pertolongan pertama kepada korban.
Nahas, nyawa korban tak tertolong.
"Pihak stasiun melakukan segala prosedur penyelamatan di pos kesehatan pengguna, namun nyawa korban tak tertolong," ungkap Leza.
Leza tak mengatakan lebih detail identitas korban.
Dia pun mengimbau para pengguna kereta berhati-hati dan selalu menjaga keselamatan di area stasiun.
"Perhatikan selalu rambu-rambu yang ada di stasiun dan tetap waspada dengan kondisi sekitar saat naik Commuter Line," tegas Leza.
Baca artikel menarik lainnya TribunJakarta.com di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.