Pilpres 2024
Saat Mikail Baswedan dan Rahma Muhaimin Kompak Dengar Keluhan Warga di Kampung Susun Bayam
Anak paslon 01 Mikail Baswedan dan Rahma Muhaimin kompak dengar keluhan warga di Kampung Susun Bayam, Jakarta Utara.
Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Pebby Adhe Liana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Putra dari Anies Baswedan, Mikail Baswedan, dan putri dari Muhaimin Iskandar, Rahma Arifa Muhaimin mendatangi warga eks Kampung Bayam yang kini bertahan di Kampung Susun Bayam (KSB), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/2/2024).
Anak dari pasangan capres-cawapres nomor urut 01 itu, mendatangi Kampung Susun Bayam untuk mendengarkan keluhan warga terkait polemik KSB yang tak kunjung selesai.
Mikail mengatakan, dari diskusi bersama warga eks Kampung Bayam dirinya sudah mendapatkan gambaran soal kondisi kehidupan mereka yang dianggap belum mendapatkan hak-haknya.
"Dari cerita ini kami merasa bahwa sebenarnya perubahan itu mesti terjadi. Bahwa hak rakyat harus dikembalikan," kata Mikail di lokasi.
Mikail bersama Rahma akan menyampaikan keluhan-keluhan warga eks Kampung Bayam ke orangtua mereka masing-masing.
Kunjungan ini juga termasuk dalam program Ekspedisi Perubahan yang sudah dilakukan kedua putra-putri Anies dan Cak Imin ini ke kota-kota lainnya di Pulau Jawa.
Menurut Mikail, keluhan dari warga eks Kampung Bayam tidak jauh berbeda dengan keresahan masyarakat lainnya yang ia sudah temui dalam ekspedisi tersebut.
"Tentu akan kita sampaikan. Tapi ini salah satu dari berbagai keresahan yang ada. Kami sudah menjalankan ekspedisi perubahan keliling Jawa dan banyak sekali keresahan yang ada," ucapnya.
"Tidak hanya di Kampung Bayam, tapi di kota lain, desa-desa lain, merasakan keresahan yang kurang lebih sama lah. Mereka merasa memiliki hak, tapi tidak disampaikan oleh pemerintah," katanya lagi.
Salah seorang warga eks Kampung Bayam bernama Neneng (67) sempat menangis di hadapan Mikail dalam diskusi tersebut.
Neneng mengeluhkan kondisi warga yang kekurangan air dan kesulitan mendapatkan akses listrik.
Neneng lantas meminta keluhannya itu disampaikan ke Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
Ia menyebut siap mendoakan paslon 01 itu agar bisa menjadi presiden dan wakil presiden.
"Kami rindu kepemimpinan Pak Anies. Kami siap, kami doakan agar doa kami terjabah," ungkapnya.
Adapun hingga hari ini sebanyak 55 KK warga eks Kampung Bayam bertahan di KSB sembari menuntut hak mereka menempati hunian di samping Jakarta International Stadium (JIS) tersebut.
Mereka merasa sudah berhak mendapatkan kunci untuk secara resmi menempati KSB.
Baca artikel menarik lainnya di Google News.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Putra-Anies-Baswedan-Mikail-Baswedan-dan-putri-Muhaimin-Iskandar-Rahma-Arifa-Muhaimin.jpg)