Upaya Pemprov DKI Atasi Harga Beras yang Melonjak, Salah Satunya Program Sembako Murah
Pemprov DKI masih berupaya mengatasi harga beras yang kian melonjak di pasaran. Salah satunya lewat program sembako murah
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Pebby Adhe Liana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Harga beras yang kian selangit terus dikeluhkan oleh masyarakat, tak terkecuali warga kota Jakarta.
Hal ini disebabkan oleh sulitnya mencari beras kualitas premium di pasaran.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih berupaya menstabilkan harga beras di pasaran.
Salah satu caranya dengan menjaga pasokan yang masuk ke DKI Jakarta.
Dinas KPKP bekerja sama dengan pemerintah pusat dan pelaku usaha lewat mekanisme business to business (B2B), serta mengoptimalkan peran PT Food Station Tjipinang Jaya.
“Kami juga melakukan pemantauan stok, harga, dan mutu secara rutin bersama Satgas Pangan,” ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (5/3/2024).
Anak buah Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono ini menambahkan, berbagai upaya juga terus dilakukan Dinas KPKP untuk mengendalikan ekspektasi inflasi.
Seperti dengan menggelar program Sembako Murah, menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) bagi masyarakat umum, serta pendistribusian pangan bersubsidi bagi masyarakat tertentu.
“Kami juga bersinergi dengan pemerintah pusat dalam penyaluran beras SPHP kualitas medium ke masyarakat dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp 54.500 per kantong isi 5 kilogram di toko-toko beras dan pasar modern,” tuturnya.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan ini, Eli berharap, harga beras dapat segera kembali stabil.
Presiden Jokowi Targetkan Harga Beras Stabil Bulan Depan
Sebelumnya Presiden Joko Widodo menargetkan harga beras bisa kembali turun bulan depan bertepatan dengan panen raya.
“Panen raya dalam satu bulan ke depan akan terjadi sehingga saya kira harga itu akan turun banyak,” ucapnya di Lanud Halim Perdanakusuma dilansir dari Kompas.com, Selasa (5/3/2024).
Jokowi pun memastikan, stok beras nasional mencukupi hingga Hari Raya Idul Fitri 2024 mendatang.
“Ini mau lebaran. Sudah persiapan-persiapan mengenai ketersediaan, utamanya bahan pokok itu menjadi sangat penting,” tuturnya.
“Beras saya kira stoknya enggak ada masalah dan bahan lainnya akan secara detail saya lihat di lapangan,” sambungnya.
Baca artikel menarik lainnya di Google News.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Ilustrasi-beras.jpg)