Pemprov DKI Jakarta Diminta Benahi Terminal Agar Ramah Disabilitas
Pemprov DKI Jakarta diminta segera membenahi terminal-terminal yang tidak ramah terhadap disabilitas
Penulis: Bima Putra | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Pemprov DKI Jakarta diminta segera membenahi terminal-terminal yang tidak ramah terhadap penyandang disabilitas atau tidak aksesibilitas.
Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) DPD DKI Jakarta, Ajad Sudrajad mengatakan pihaknya meminta adanya pembenahan karena nyari seluruh terminal tidak ramah disabilitas.
Dari tujuh terminal di DKI Jakarta digunakan untuk mudik pada Idulfitri 1445 Hijriah saja hanya Terminal Terpadu Pulogebang, Cakung yang dinilai Pertuni ramah disabilitas.
"Makannya kita ke depannya ingin pemerintah punya anggaran untuk merubah bangunan-bangunan yang ada," kata Ajad saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (29/3/2024).
Menurut Pertuni DPD DKI Jakarta pembenahan terminal yang harus dilakukan meliputi konstruksi bangunan hingga pelayanan petugas terhadap penyandang disabilitas.
Pertuni DPD DKI Jakarta mencontohkan letak loket perusahaan otobus (PO) di Terminal Kampung Rambutan yang berada di lantai dua tanpa adanya akses eskalator atau lift.
Kondisi ini menyulitkan penyandang disabilitas, khususnya tunadaksa pengguna kursi roda saat hendak memesan tiket bus antar kota antar provinsi (AKAP).
"Itu salah satu tuntutan kita dari Pertuni supaya merehab terminal-terminal di Jakarta. Kalau soal akses masih jauh. Kecuali Pulogebang, itu sudah mendekati (aksesibilitas)," ujarnya.
Ajad menuturkan poin kedua diminta Pertuni DPD DKI Jakarta adalah adanya posko khusus di setiap terminal untuk membantu penyandang disabilitas, ibu hamil, dan Lansia.
Alasannya banyak petugas di terminal yang tidak memiliki sensitivitas, dan tak memahami bagaimana menangani penanganan diberikan ke penyandang disabilitas.
"Kenapa saya minta ada sensifitas dari petugas, supaya petugas bisa memberikan, mendampingi, supaya tahu tujuan mereka ke mana. Itu dua rekomendasikan," tuturnya.
Baca artikel menarik TribunJakarta.com lainnya di Google News
| Bahas Pendapatan Asli Daerah, Anggota DPRD DKI Nilai Pariwisata di Jakarta Tak Kalah dari Singapura |
|
|---|
| Tawuran Tak Pernah Tuntas, DPRD Sentil Pemprov DKI: Ditangkap, Dipulangkan, Rusuh Lagi |
|
|---|
| Waspada Supermoon, DPRD DKI Jakarta Dorong Pemprov Antisipasi Banjir Rob dan Cuaca Ekstrem |
|
|---|
| Soroti Tawuran Berulang, DPRD DKI Jakarta Minta Pemprov Cabut Bansos ke Keluarga: Biar Ada Efek Jera |
|
|---|
| Ironi Jakarta Ramah Hewan, Kondisi Kucing-kucing di Balai Kota Justru Disorot |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Penumpang-bus-AKAP-di-Terminal-Kampung-Rambutan-Kamis-2042023-1.jpg)