Dishub DKI Pertimbangkan Kenaikan Tarif Transjakarta Setelah 17 Tahun Tak Ada Penyesuaian

Dishub DKI Jakarta pertimbangkan kenaikan tarif layanan Transjakarta usai 17 tahun tak ada perubahan.

|
Instagram @pt_transjakarta
Bus Transjakarta - Dishub DKI pertimbangkan kenaikan tarif Transjakarta usai 17 tahun tak berubah. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta tengah mempertimbangkan kenaikan tarif layanan Transjakarta.

Kepala Dishub DKI Syafrin Liputo menyebut, saat ini sudah banyak masukan supaya tarif Transjakarta dinaikan dari yang sekarang sebesar Rp3.500.

“Memang sudah banyak usulan untuk kenaikan tarif. Tapi kembali lagi, kami terus melakukan kajian,” ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (17/4/2024).

Meski demikian, Dishub DKI tak bisa begitu saja menaikan tarif layanan Transjakarta.

Bila kajian sudah dilakukan, besaran tarif kenaikan harus terlebih dulu diusulkan ke DPRD DKI Jakarta.

“Tentu akan ada penyesuaian yang nantinya akan diusulkan ke DPRD,” ujarnya.

Sebagai informasi, tarif Transjakarta Rp3.500 sudah diberlakukan sejak 2007 silam.

Artinya, belum ada lagi penyesuaian tarif Transjakarta selama 17 tahun terakhir ini.

3 Opsi Penyesuaian Tarif Transjakarta

Dishub DKI sebelumnya sempat melakukan survei terkait penyesuaian tarif layanan Transjakarta ini.

Dalam survei tersebut, terdapat tiga opsi yang diberikan terkait penyesuaian tarif Transjakarta.

Diantaranya yaitu Rp4.000 flat sepanjang hari, Rp5.000 flat sepanjang hari, serta Rp4.000 (pukul 05.00 - 07.00 WIB) dan Rp5.000 (mulai pukul 07.00 WIB).

Survei tersebut dilakukan pada 2023 lalu lewat akun media sosial Instagram Dishub DKI Jakarta.

Adapun survei dilakukan lantaran Dishub DKI menerima banyak masukan terkait usulan penyesuaian tarif Transjakarta tersebut.

“Tarif belum naik, kami hanya melakukan survei, karena begitu ada usulan tentu kami tidak diam saja. Kami hasil mengkaji komprehensif,” tuturnya, Senin (3/4/2023).

“Itu (survei di medos) tes ombak, kami mengecek bagaimana persepsi masyarakat terhadap usulan ini,” sambungnya.

Temukan informasi lainnya di TribunJakarta.com lewat saluran Whatsapp di sini.

Baca artikel menarik lainnya di Google News.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved