Peringati Hari Lahir Pancasila, KBRI Tunis Gelar Diskusi Pancasila Menginspirasi Perdamaian Dunia

Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Tunisia menggelar diskusi "Pancasila Menginspirasi Perdamaian Dunia" pada peringatan Hari Lahir Pancasila.

Tayang:
Istimewa
Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Tunisia menggelar diskusi "Pancasila Menginspirasi Perdamaian Dunia" pada peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945 di Ruang Pancasila KBRI Tunis, Sabtu (1/6/2024) kemarin. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Tunisia menggelar diskusi "Pancasila Menginspirasi Perdamaian Dunia" pada peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945 di Ruang Pancasila KBRI Tunis, Sabtu (1/6/2024) kemarin.

Muhammad al-Mathiri Shumaida, wartawan senior Harian al-Shorouk; Wafa ben Muhammad, wartawan Harian al-Shabah; dan Hisyam Haji, analis sosial-politik hadir sebagai narasumber diacara tersebut.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia, Zuhairi Misrawi menegaskan peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945 merupakan momentum penting untuk mengigatkan dan mengenalkan Pancasila sebagai falsafah, ideologi, dan dasar negara yang juga dapat menjadi inspirasi perdamaian dunia.

"Situasi geopolitik saat ini memerlukan sebuah filosofis dan perspektif yang mampu membangun kesadaran baru perihal pentingnya membangun kebersamaan, kerjasama, dan gotong-royong. Pancasila telah terbukti menjadi falsafah Indonesia yang mampu mewujudkan persatuan di tengah kebhinnekaan," ujarnya.

Duta Besar RI lulusan Universitas al-Azhar Kairo, Mesir ini menambahkan, Pancasila telah menjadi energi positif bagi demokrasi, pembangunan sumber daya manusia, dan peningkatan ekonomi.

Oleh sebab itu, pihaknya ingin menjadikan Pancasila sebagai kado dan hadiah terindah bagi terwujudnya perdamaian dunia.

Sementara itu, kata dia, Pancasila mampu meneguhkan hubungan bilateral berlandaskan sikap saling menghormati dan menghargai.

"Diplomasi Indonesia pada hakikatnya dibangun di atas spirit Pancasila, karena hubungan bilateral Indonesia-Tunisia dalam sejarahnya dibangun di atas kerjasama dan persahabatan yang mengedepankan sikap saling menghormati dan saling menghargai", pungkasnya.

Sementara itu, para narasumber memberikan testimoni, bahwa Pancasila menjadi laku dari warga Indonesia, sehingga mampu menjadi kekuatan pendorong bagi kemajuan Indonesia kontemporer. Pancasila benar-benar dapat menjadi sumber inspirasi Tunisia dan dunia.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved