Beberapa Aktivitas Ini Bisa Merangsang Kecerdasan Otak Anak, Salah Satunya Bermain

Beberapa Aktivitas Ini Bisa Merangsang Kecerdasan Otak Anak, Salah Satunya Bermain

mangpor_2004
Ilustrasi anak - Deretan aktivitas yang bisa merangsang kecerdasan otak anak. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Perkembangan otak sangat penting dalam tumbuh kembang anak

Pada dasarnya, pembentukan sel-sel otak anak berkembang pesat di 1000 hari pertama dalam kehidupannya.

Dijelaskan oleh Dokter Spesialis Anak dari Rumah Sakit Pondok Indah - Bintaro Jaya, Caessar Pronocitro, seperti dikutip dari media sosial RS Pondok Indah, hubungan antar sel otak anak sudah mulai terbentuk sejak dalam kandungan trimester kedua.

Akan tetapi, pembentukan hubungan antar sel otak akan terjadi paling pesat di 2 tahun pertama kehidupan anak.

Oleh sebab itu, stimulasi atau rangsangan yang dilakukan terhadap bayi atau balita sangat mempengaruhi kualitas dan kompleksitas rangkaian hubungan antar sel otak mereka.

Semakin kompleks dan kuat hubungan antar sel-sel otak, maka semakin tinggi dan bervariasi kecerdasan anak di kemudian hari.

Cara stimulasi atau merangsang kecerdasan otak anak

Sebenarnya ada banyak cara yang bisa dilakukan orangtua di rumah untuk memberikan stimulasi terhadap kecerdasan anak.

Salah satu caranya, bisa dengan bermain atau melakukan aktivitas di rumah bersama-sama.

Berikut ini adalah beberapa aktivitas yang bisa ayah-bunda lakukan, untuk merangsang kecerdasan anak dihimpun TribunJakarta.com dari laman media sosial Rumah Sakit Pondok Indah.

  1. Merangsang kecerdasan bahasa verbal: ajak anak mengobrol, berbicara, bacakan cerita berulang-ulang, atau mengajak bernyanyi lagu-lagu anak.
  2. Merangsang kecerdasan logika-matematik: ajak anak mengelompokan, menyusun, merangkai, atau menghitung mainan, bermain angka, congklak, sempoa, atau catur.
  3. Merangsang kecerdasan visual-spasial: Ajak anak mengamati gambar, foto, merangkai dan membongkar lego, menggunting, melipat, menggambar, dan bermain puzzle.
  4. Merangsang kecerdasan gerak tubuh: ajak anak bermain berdiri satu kaki, jongkok, membungkuk, berlari, melompat, melempar, menangkap, senam, atau menari.
  5. Merangsang kecerdasan emosi interpersonal: ajak anak bermain dengan anak yang lebih tua atau lebih muda, ajak bekerjasama membuat sesuatu, menceritakan keinginan atau cita-cita.
  6. Merangsang kecerdasan naturalis: ajak anak untuk menanam tumbuhan atau biji-bijian hingga tumbuh, memelihara tanaman dalam pot, jalan-jalan ke pegunungan, melihat sungai, pantai, mengamati langit, bulan, dan bintang.

Itulah beberapa aktivitas yang bisa memberikan stimulasi terhadap otak anak.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved