Pilkada DKI 2024

Bang Doel Janji Bakal Ngantor Naik MRT ke Balai Kota Jika Terpilih Jadi Wagub Jakarta

Cawagub DKI Jakarta, Rano Karno berjanji akan berkantor menggunakan Moda Raya Terpadu menuju Balai Kota jika terpilih di Pilkada Jakarta 2024.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM - Cawagub DKI Jakarta, Rano Karno berjanji akan berkantor menggunakan Moda Raya Terpadu menuju Balai Kota jika terpilih di Pilkada Jakarta 2024.

"Saya kan tinggal di Lebak Bulus. Saya sudah putuskan kalau saya terpilih saya mau ke Balai Kota naik MRT supaya turun di HI abis tuh baru mobil jemput di situ," katanya di Teater Ismail Marzuki (TIM), Senin (23/9/2024).

Namun, Bang Doel tak bisa menjanjikan jika penggunaan moda transportasi umum itu nantinya akan diberlakukan ke seluruh ASN di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

"Nanti kita lihat, karena tujuannya dari mana dong? Saya kan dari Lebak Bulus, MRT nya dari halte di Lebak Bulus. Kalau ASN lain kan bisa dari mana-mana nih. Artinya kita akan cari cara supaya memperingan beban kota," kata Doel.

Di TIM, Pramono dan Bang Doel membahas soal masa depan kesenian di Jakarta.

Mengenai kesenian di Jakarta, khususnya yang ingin berkreasi di Taman Ismail Marzuki (TIM), Bang Doel menginginkan adanya duduk bareng antara para seniman dengan pihak Jakpro selaku BUMD yang ditugaskan untuk mengelola wajah baru TIM pasca revitalisasi.

"Dulu dipegang oleh pegang dewan kesenian, dimana kalau kita tampil di sini ada harga-harga yang dalam tanda kutip harga khusus lah, sekarang ini Tidak menjadi harga semua komersial kan," kata Bang Doel.

Menurut Bang Doel, mahalnya biaya sewa TIM akan membuat kesenian di Jakarta bisa kehilangan penonton.

lihat fotoKLIK SELENGKAPNYA: Pasangan Pramono Anung-Rano Karno dan Ridwan Kamil-Suswono menargetkan menang satu putaran di Pilkada Jakarta. Namun, pengamat politik Ujang Komarudin menilai hal ini bakalan berat.
KLIK SELENGKAPNYA: Pasangan Pramono Anung-Rano Karno dan Ridwan Kamil-Suswono menargetkan menang satu putaran di Pilkada Jakarta. Namun, pengamat politik Ujang Komarudin menilai hal ini bakalan berat.

"Nah ini kan harus selesai gak boleh permasalahan ini, itu hanya dari satu sudut loh," tuturnya.

Sementara itu, Pramono Anung menyarankan agar ada dana abadi untuk para seniman di Jakarta.

"Bahwa seniman juga harus ada dana abadi buat para seniman. Dari mana itu bisa diperoleh dengan apa yang saya gagas dengan Jakarta Fund tadi. 

Sehingga kalau itu bisa dilakukan, maka apa yang menjadi spirit Bang Ali ketika mendirikan tempat ini tetap terjaga. Tetapi juga bahwa hal yang sudah baik ini harus dilanjutkan," kata Pram.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved