5 Kasus Peluru Nyasar di Ciracas Tapi Tidak Ada yang dapat Terungkap Polisi

Kasus peluru nyasar di Jalan Kampung Baru, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur masih menjadi momok bagi warga.

Tayang:
Penulis: Bima Putra | Editor: Rr Dewi Kartika H
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Permukiman warga Jalan Kampung Baru, Kelapa Dua Wetan lokasi peluru nyasar terjadi di Ciracas, Jakarta Timur, Senin (7/10/2024). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Kasus peluru nyasar di Jalan Kampung Baru, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur masih menjadi momok bagi warga.

Meski sudah lima warga Jakarta Kampung Baru yang menjadi korban peluru nyasar dalam kurun waktu berbeda, tapi hingga kini belum diketahui asal peluru dan pelaku penembakan.

Korban, Yetty Nurdiati (40) yang pelipisnya terluka mengatakan hingga kini belum ada kasus peluru nyasar di permukiman warga berhasil diungkap jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur.

"Saya korban kelima, kejadiannya di situ-situ juga. Sebelumnya teman saya, kader Jumantik. Tidak pernah terungkap, jadi tidak pernah terungkap," kata Yetty di Jakarta Timur, Senin (7/10/2024).

Sebelum kasus Yetty, pada tahun 2021 lalu seorang kader Jumantik yang sedang dalam keadaan hamil terkena luka tembak di bagian kaki hingga harus menjalani operasi pengangkatan proyektil.

Bedanya pada kasus kader Jumantik tersebut korban tidak melaporkan kasus sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polsek Ciracas atau Polres Metro Jakarta Timur.

"Saya pernah tanya korban keempat apakah pernah bikin laporan, dia bilang tidak pernah karena mengira dari pengurus RT/RW sudah laporan dan itu akan diproses," ujarnya.

Sementara Yetty sudah membuat laporan secara resmi ke SPKT Polres Metro Jakarta Timur pada 25 September 2024, dan diterima dengan sangkaan Pasal 351 KUHP dan atau Pasal 352 KUHP.

Yetty pun sudah menjalani proses visum di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk keperluan alat bukti penyelidikan jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur yang menangani kasus.

Kini dia masih menunggu informasi lebih lanjut dari Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur terkait hasil uji balistik proyektil peluru ditemukan di lokasi, dan identitas pelaku penembakan.

"Saya cuman ingin ini terungkap, enggak minta macam-macam, cuku saya terakhir, enggak ada korban lagi. Punya siapa pun itu nanti biar pihak berwajib yang memproses," tuturnya.

Awak media sudah berupaya mengonfirmasi penanganan kasus peluru nyasar kepada Kepala Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Armunanto Hutahean.

Tapi hingga berita ditulis Armunanto tak kunjung merespon terkait penanganan kasus peluru nyasar di permukiman warga Jalan Kampung Baru I, Kelapa Dua Wetan pada Kamis (19/9) lalu.

Sebelumnya Yetty menjadi korban peluru nyasar saat hendak menjemput anaknya pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Jalan Kampung Baru I, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.

Saat hendak turun dari sepeda motor tiba-tiba pelipis Yetty terkena satu peluru nyasar hingga mengakibatkan korban mengalami pendarahan, lalu bergegas dibawa ke RSUD Ciracas.

Menurut Yetty saat kejadian total ada tiga peluru yang menyasar ke arahnya, beruntung dua peluru lain meleset dan hanya mengenai tembok PAUD di sekitar lokasi kejadian.

Pada waktu yang sama sekitar 20 meter dari lokasi Yetty kaca unit rumah warga pecah terkena tembakan, di lokasi ini jajaran Polsek Ciracas menemukan barang bukti proyektil.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved