Viral di Media Sosial

Viral Video Ular Sanca 3 Meter Masuk Rumah Warga di Koja, Bertengger di Atas Plafon

Video viral di media sosial merekam detik-detik seekor ular sanca kembang ditemukan di atas plafon rumah warga di Koja.

Tayang:
Istimewa
Seekor ular sanca kembang ditemukan di atas plafon rumah warga di Jalan Logistik, RT 04 RW 04 Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. (Dok. Istimewa).     

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Video viral di media sosial merekam detik-detik seekor ular sanca kembang ditemukan di atas plafon rumah warga di Jalan Logistik, RT 04 RW 04 Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Jumat (8/11/2024).

Ular tersebut tampak bertengger di atas plafon rumah sehingga membuat para penghuninya ketakutan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Menerima laporan warga, regu penyelamat dari Pos Pemadam Kebakaran Sektor Koja segera mendatangi rumah tersebut dan berupaya menangkap ular.

Hewan melata itu awalnya masih bersembunyi di atas plafon, sehingga petugas pun harus menaiki tangga dan menggunakan alat capitan meraba-raba keberadaan ular di sana.

Dengan berhati-hati, petugas mengarahkan alat capitan ke tubuh ular tersebut dan menangkapnya.

Ular sepanjang tiga meter itu sempat memberontak, namun dengan keahlian petugas hewan buas itu akhirnya berhasil ditangkap dan dimasukkan ke dalam wadah.

Komandan Regu Penyelamat Pemadam Kebakaran Sektor Koja Adi Imam mengatakan, ular tersebut awalnya dilihat pemilik rumah berada di dapur.

Kemudian, dalam waktu singkat ular itu berpindah tempat ke atas plafon.

"Awalnya ibu-ibu ini mau ke kamar mandi ngelihat ular di dapurnya, terus ada anaknya turun daru lantai dua ngelihat ular sisa buntutnya aja naik ke atas plafon," kata Adi, dikutip Selasa (12/11/2024).

Adi mengatakan, penangkapan ular ini cukup menemui kendala lantaran binatang melata itu berpindah-pindah tempat.

Selain itu, ular juga cukup agresif sehingga petugas harus ekstra hati-hati untuk menangkapnya.

"Ular ini berpindah-pindah tempat dan agak agresif. Tapi alhamdulilah dengan hati-hati kami berhasil menangkapnya," ucap Adi.

Diduga, ular liar ini keluar dari habitatnya dan masuk ke area permukiman warga untuk mencari makan.

Ular liar ini biasanya masuk ke dalam rumah untuk mencari makan.

Untuk itu, warga juga diimbau untuk menutup lubang saluran air atau ventilasi udara yang memiliki cukup ruang untuk dimasuki hewan.

 

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved