Mahasiswi Asal Bogor Tewas Tertemper Kereta di Stasiun Tambun
Mahasiswi asal Cigombong, Kabupaten Bogor, berinisial SZA (21), tewas tertemper kereta di Stasiun Tambun, Desa Mekarsari, Kabupaten Bekasi hari ini.
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Nur Indah Farrah Audina
Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Mahasiswi asal Cigombong, Kabupaten Bogor, berinisial SZA (21), tewas tertemper kereta di Stasiun Tambun, Desa Mekarsari, Kabupaten Bekasi pada Kamis (12/12/2024).
Korban tertemper Kereta Api Anggrek relasi Jakarta - Surabaya.
Nurdin, saksi di lokasi kejadian mengatakan, korban sempat terlihat berdiri di atas peron.
Pada saat kereta melintas, wanita muda itu tiba-tiba melompat hingga tertemper lalu tewas di lokasi kejadian.
"Dari peron lompat," Nurdin kata saksi yang mengetahui kejadian.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tambun Selatan Iptu Kukuh Setio Utomo mengatakan, korban merupakan mahasiswi berinisial SZA warga Kabupaten Bogor.
"Berdasarkan identitas yang ditemukan, korban merupakan seorang wanita berusia 21 tahun, warga Kabupaten Bogor," kata Kukuh.
Berdasarkan keterangan saksi, SZA terlihat berjalan menyebrangi rel saat KA Anggrek relasi Jakarta - Surabaya melintas.
"Korban berjalan kaki melintasi rel, pada saat bersamaan melintas KA jurusan Jakarata - Surabaya sehingga korban tertemper kereta api," jelasnya.
Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk diproses lebih lanjut, termasuk menghubungi keluarganya di Kabupaten Bogor.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-meninggal_20180129_134526.jpg)