Viral di Media Sosial
TMII Bantah Satpamnya Keroyok PKL, Ini Penjelasannya
Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cipayung, Jakarta Timur membantah Satpam mereka melakukan pengeroyokan terhadap pedagang kaki lima (PKL).
Penulis: Bima Putra | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cipayung, Jakarta Timur membantah Satpam mereka melakukan pengeroyokan terhadap pedagang kaki lima (PKL).
Manager Corporate Secretary TMII, Novera Mayang Sari mengatakan berdasar hasil penelusuran internal tidak ada Satpam TMII yang melakukan pengeroyokan terhadap PKL.
"Terkait pemberitaan yang beredar, kami sampaikan bahwa informasi tersebut tidak menggambarkan kejadian sebenarnya," kata Mayang saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Rabu (2/1/2025).
Menurut TMII, dalam insiden yang terjadi pada Selasa (31/12/2024) atau menjelang malam pergantian tahun baru 2025 tersebut justru Satpam mereka yang menjadi korban.
Namun TMII tidak merinci apakah Satpam mereka terluka akibat kejadian, hanya menyebut bahwa yang bersangkutan sudah melaporkan kasus ke pihak kepolisian.
"Personel security kami yang menjadi korban telah membuat laporan pengaduan kepada pihak kepolisian di hari yang sama. Saat ini kami menunggu tindak lanjut dari pihak kepolisian," ujar Mayang.
Sementara Polsek Cipayung menyatakan bahwa laporan kasus Satpam TMII tersebut dibuat di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Metro Jakarta Timur, bukan Polsek.
Sehingga tindak lanjut penanganan kasus dilaporkan ditangani jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur, bukan Unit Reskrim Polsek Cipayung.
"LP-nya ada di Polres, sudah bikin LP di Polres," tutur Kapolsek Cipayung, Dwi Susanto.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
| Viral Hancurkan Mangkuk karena Tak Diberi Uang Keamanan, Preman Tanah Abang Diciduk, Positif Sabu |
|
|---|
| Daftar Kejanggalan Bayi Nyaris Hilang di RSHS Bandung, Perawat Lepas Gelang Idetintas Alasan Virus |
|
|---|
| Sosok Perawat RSHS yang Berikan Bayi Nina Saleha ke Orang Lain, Sudah Bekerja Lebih dari 20 Tahun |
|
|---|
| PKL di Jaktim Ancam Petugas Pakai Pisau, Anak Menangis Histeris |
|
|---|
| Viral Tumpukan Sampah di Cakung, Satpel Lingkungan Hidup Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/kereta-gantung-TMII.jpg)