100 Petugas Dishub dan Satpol PP Bakal Dikerahkan Bantu Tim Pengurai Kemacetan Polda Metro Jaya 

enjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mendukung langkah Polda Metro Jaya yang membentuk tim pengurai kemacetan untuk mengatasi lalu lintas

Tayang:
Tribunjakarta/Dionisius Arya Bima
PJ GUBERNUR DKI - Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi saat ditemui di lokasi kebakaran Glodok Plaza, Tamansari, Jakarta Barat, Sabtu (18/1/2025). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mendukung langkah Polda Metro Jaya yang membentuk tim pengurai kemacetan untuk mengatasi kepadatan lalu lintas, khususnya di jam-jam sibuk.

Dukungan diberikan dengan turut menerjunkan petugas gabungan dari unsur Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

“Untuk tim pemecah kemacetan, pastinya nanti kami akan support dan kami dukung dengan perangkat yang ada, apakah itu Dishub, Satpol PP, dan pastinya juga melibatkan (perangkat) wilayah di tempat-tempat keramaian,” ucapnya di Balai Kota Jakarta, Rabu (12/2/2025).

Orang nomor satu di Jakarta ini bilang, setidaknya bakal ada 100 orang petugas gabungan dari unsur Dishub dan Satpol PP yang akan turut dikerahkan Pemprov DKI.

“Selain personel, ada peralatan derek atau mobil derek yang kami siapkan, dan juga ada terkait masalah bagaimana yji kelayakan,” ujarnya.

Teguh pun berharap, sinergi antara aparat kepolisian dan juga pemerintah daerah ini bisa efektif menuntaskan permasalahan kemacetan di Jakarta.

“Salah satu permasalahan lalu lintas di Jakarta adalah masalah kemacetan. Maka dari itu kami dukung dalam rangka Operasi Keselamatan Jaya 2025,” tuturnya.

Sebagai informasi tambahan, tim pengurai kemacetan bentukan Polda Metro Jaya ini terdiri dari 60-90 petugas yang akan bergerak mobile menggunakan motor trail untuk wara-wiri di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin.

Nantinya, tim ini bakal bergerak ke titik-titik kemacetan berdasarkan informasi dari Traffic Management Center (TMC) dan petugas di lapangan.

Tim ini akan bertugas sepanjang hari, dari pagi hingga malam dengan mengatur lalu lintas di berbagai wilayah.

Adapun tim ini dibentuk lantaran volume kendaran di Jakarta makin meningkat sejak musim hujan yang berdampak pada tingginya angka kemacetan.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved