Antisipasi Pengemis hingga Manusia Gerobak, Pemprov DKI Bakal Gencarkan Razia Saat Bulan Ramadan 

Pemprov DKI Jakarta bakal melakukan upaya-upaya untuk mencegah para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) itu masuk ke ibu kota saat Ramadan

Kompas.com/ERICSSEN
Ilustrasi pengemis - Pemprov DKI Jakarta bakal melakukan upaya-upaya untuk mencegah para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) itu masuk ke ibu kota saat Ramadan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Menjamurnya pengemis hingga manusia gerobak saat bulan suci Ramadan seolah sudah menjadi fenomena yang biasa terjadi di Jakarta.

Sekretaris Daerah (Sekda) Marullah Matali pun tak menampik, masalah ini selalu berulang setiap tahunnya.

“Momentum (Ramadan), biasanya dimanfaatkan oleh oknum atau orang-orang tertentu untuk kepentingan-kepentingan tertentu,” ucapnya dalam acara ‘Jakarta Update’ yang digelar di Balai Kota Jakarta, Senin (17/2/2025) kemarin.

Bila hal ini dibiarkan begitu saja, Marullah khawatir Jakarta justru bakal menjadi kota yang semrawut dan membuat warganya tak nyaman.

Untuk itu, ia memastikan Pemprov DKI Jakarta bakal melakukan upaya-upaya untuk mencegah para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) itu masuk ke ibu kota.

“Saya kira Jakarta butuh upaya dan effort yang terus-menerus untuk menciptakan kota ini terjaga dengan baik,” ujarnya.

Oleh karena itu, Marullah memastikan pihaknya bakal menggencarkan razia saat bulan suci Ramadan.

Sehingga diharapkan warga Jakarta bisa beribadah menjalankan puasa dengan tenang dan nyaman.

“Teman-teman Satpol PP, biasanya juga ada jajaran Dinas Sosial dengan perangkat masing-masing akan melakukan penjangkauan, penertiban, dan sejenisnya,” tuturnya.

Meski demikian, Marullah menegaskan bahwa operasi penertiban bakal dilakukan secara humanis tanpa kekerasan.

“Jadi bukan kami dengan tega memberikan langkah-langkah tertenru kelada orang yang bertindak secara kurang tertib, bukan itu. Tapi kami menginginkan ayo sama-sama jadikan Jakarta ini kota yang betul-betul tertib, disiplin, dan seterusnya,” kata Marullah.

“Mudah-mudahan ini bisa dipahami bahwa sebenarnya ini dilakukan untuk menciptakan kota yang lebih baik lagi,” sambungnya.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved