Pembangunan SMAN/SMKN di Pondok Ranggon Terkendala Kesediaan Lahan
Pembangunan gedung SMAN/SMKN di Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur yang diusulkan warga lewat Musrenbang terkendala.
Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Pembangunan gedung SMAN/SMKN di Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur yang diusulkan warga lewat Musrenbang terkendala.
Camat Cipayung, Panangaran Ritonga mengatakan pembangunan gedung SMAN/SMKN diusulkan warga selama ini terkendala karena ketiadaan aset lahan di Kelurahan Pondok Ranggon.
"Lahannya Dinas Pendidikan (DKI Jakarta) enggak ada," kata Ritonga saat dikonfirmasi di Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (23/2/2025).
Berdasar catatan Kecamatan Cipayung warga Pondok Ranggon setidaknya sudah sejak tiga tahun lalu mengajukan usulan pembangunan gedung SMAN/SMKN melalui Musrenbang.
Tapi karena ketiadaan lahan ini pembangunan gedung SMAN/SMKN yang diusulkan warga belum dapat terealisasi, sehingga pada Musrenbang tahun 2025 ini warga kembali mengajukan.
"Dari Kecamatan sangat mendukung usulan warga terkait pembangunan SMAN/SMKN di Pondok Ranggon. Kita usulkan pembangunan di lahan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota," ujar Ritonga.
Lahan aset Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta diusulkan untuk pembangunan SMAN/SMKN itu berada di RW 04 Kelurahan Pondok Ranggon dengan luas sekitar 8.400 meter persegi.
Diharapkan lahan tersebut dapat digunakan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, sehingga warga Pondok Ranggon tak harus beralih ke kelurahan lain saat mendaftarkan anaknya ke SMAN/SMKN.
Pasalnya selama ini warga Pondok Ranggon harus beralih ke Kelurahan Cipayung dan Lubang Buaya untuk mendaftar SMAN, dan ke Bambu Apus untuk mendaftar SMKN terdekat.
"Tentunya, kami juga sangat senang dan berharap usulan prioritas ini dapat direalisasikan," tutur Plt Lurah Pondok Ranggon, Marissya Ariestiany.
Sebelumnya warga Pondok Ranggon mengusulkan pembangunan SMAN/SMKN saat musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) 2025 yang diadakan pada Senin (10/2/2025) lalu.
Dalam Musrenbang ini tercatat ada 30 usulan yang terdiri dari 23 usulan pembangunan fisik dan tujuh usulan non fisik, di antaranya usulan yang terkait dengan Sudin Bina Marga 10 usulan.
Kemudian terkait Sudin Perhubungan tujuh usulan, Sudin Sumber Daya Air enam usulan, Sudin Pemuda dan Olahraga empat usulan, Sudin Pendidikan dua usulan, dan Sudin Kebudayaan satu usulan.
(TribunJakarta)
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel https://whatsapp.com/channel/0029VaS7FULG8l5BWvKXDa0f.
Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-belajar-daringgg.jpg)