Jaminan dari Prabowo Belum Bikin Ojol Tenang Soal THR, Ini yang Jadi Ganjalan

Jaminan dari Presiden Prabowo Subianto rupanya belum membuat para driver ojek online tenang untuk bisa mendapatkan tunjangan hari raya (THR).

Elga Hikari Putra/TribunJakarta.com
OJOL BAKAL TERIMA THR - Sejumlah driver ojol yang tengah mencari orderan di sekitar RSCM Jakarta Pusat menanggapi jaminan penerinaan THR yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto. TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA PUTRA 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Jaminan dari Presiden Prabowo Subianto rupanya belum membuat para driver ojek online tenang untuk bisa mendapatkan tunjangan hari raya (THR).

Pasalnya, yang masih menjadi ganjalan bagi para driver ojol, mereka yang bisa mendapatkan THR harus sesuai kriteria yang diberikan pihak aplikator.

Di antaranya terkait keaktifan mitra pengemudi, termasuk jumlah pesanan yang diselesaikan hingga rating dari para driver.

"Pemerintah udah bener dia ngasih jaminan tapi enggak mau sampai masuk ke internal aplikator," kata Yadi (40) driver ojol yang tengah mencari orderan di sekitar Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat, Rabu (12/3/2025).

Ia menyebut seharusnya kriteria yang dibuat aplikator sebatas pada waktu jam kerja para driver, tidak sampai masuk ke dalam jumlah pesanan.

"Harusnya yang emang kerja full ojol itu udah pasti dapat, kecuali yang part time itu gausah dapat. 

Karena kasihan kalau dilihat dari jumlah tarikan, banyak yang narik seharian tapi kalau aplikasinya lagi anyep kan gabisa juga dia dapat orderan. Kan orderan yang nentuin juga pihak aplikator bukan kita yang milih," ujarnya mengeluarkan uneg-uneg.

Kendati begitu, dengan adanya pernyataan resmi dari Presiden Prabowo ia berharap setidaknya THR yang selama ini diharapkan para driver ojol bisa terwujud.

"Di grup emang udah dikasih tahu katanya bisa dapat THR buat yang minimal sebulan itu dapat 250 orderan. Apalagi presiden sendiri udah ngomong kan, ya semoga aja bisa terwujud," kata dia.

Sementara itu, Baihaki yang juga selaku driver ojol tak terlalu ingin banyak berharap THR bisa turun.

Sebab, ia mengaku tak mau kecewa jika nantinya THR yang diharapkan tak jadi cair.

"Kalau dari saya sih gamau terlalu berharap banyak. Kalau emang cair ya alhamdulilah, kalau enggak yaudah

Takutnya kalau terlalu berharap yang ada sakit hati doang. Karena kan yang udah-udah sih gitu soalnya dari tahun lalu kan begitu," tuturnya.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved