Timnas Indonesia
Ogah Ambil Risiko, Australia Sampai Larang Suporter Timnas Indonesia Bawa Drum dan Banner ke Stadion
Federasi sepak bola Australia tidak mau mengambil risiko sampai melarang suporter Timnas Indonesia membawa atribut seperti drum dan banner ke stadion.
TRIBUNJAKARTA.COM - Federasi sepak bola Australia tidak mau mengambil risiko sampai melarang suporter Timnas Indonesia membawa atribut seperti drum dan banner ke stadion.
Seperti diketahui, Tim Garuda akan menghadapi Socceroos pada lanjutan putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, grup c.
Duel tersebut akan digelar di Sydney Football Stadium, Sydney, Australia pada Kamis (20/3/2025) mulai pukul 16.10 WIB.
Selisih poin grup c zona Asia begitu ketat. Hanya Jepang yang sudah aman dengan raihan 17 poin.
Sementara di posisi kedua ada Australia dengan 7 poin.
Namun, Indonesia, Arab Saudi, Bahrain dan China memiliki poin sama yang tidak terpaut jauh, yakni 6.
Hasil laga Australia Vs Indonesia bisa mengubah signifikan peluang lolos ke piala dunia.
Australia menganggap pertandingan timnasnya melawan Indonesia sangat sengit.
Mereka tidak memberi izin saat suporter Indonesia mengajukan 20 alat mendukung di stadion seperti drum dan banner.
"Australia itu terkenal sangat ketat aturannya. Contohnya seperti apa, kami mendaftarkan izin 20 peralatan, seperti drum, banner, koreografi, semua ditolak Australia dengan alasan keamanan," kata Ketua Kelompok Suporter Garuda Australia, Osvaldo Giovanni, di program Sapa Indonesia Pagi, Kompas TV, Rabu (19/3/2025).
"Karena menganggap pertandingan ini sangat panas dan sangat ketat," tambahnya.
Bagi suporter Indonesia, kebijakan Australia itu memberatkan.
"Jadi mereka tidak mau mengambil risiko dengan instrumen tersebut. Jadi itu sangat menyulitkan bagi suporter Indonesia."
"Tapi yang namanya suporter Indonesia akan selalu ada cara untuk meramaikan stadion," jelasnya.
Di sisi lain, Osvaldo memahami kekhawatiran federasi sepak bola Negeri Kangguru, sebab pertandingan ini termasuk hidup mati mereka untuk lolos ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko itu.
"Siapapun yang kehilangan poin di Sydney bisa jadi kehilangan tiket ke piala dunia," jelasnya.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
| SKUAD Baru Timnas Diumumkan: PSSI Panggil 23 Pemain TC AFF 2026, Persija Kirim 4 Pemain Terbaik |
|
|---|
| Bocoran dari Petinggi PSSI: Naturalisasi Belum Prioritas, Timnas Indonesia Digenjot Kekompakan |
|
|---|
| Blak-blakan Erick Thohir: Kualitas Timnas Indonesia Sudah Baik, Siap Kejar Piala Dunia 2030 |
|
|---|
| Jordi Amat Siap Main di Posisi Baru, Persija Jakarta Kirim 6 Pemain ke Timnas Indonesia |
|
|---|
| Erick Thohir Soroti Batik di Jersey Baru Timnas, Kelme Tuai Pujian: Identitas Indonesia Harus Dijaga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Suporter-Timnas-Indonesia-1.jpg)