Di SPMB 2025, Calon Peserta Didik Baru Luar Jakarta Bisa Pilih Jalur Ini
Pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025, Calon Peserta Didik Baru (CPDB) juga bisa mendaftar sekolah di DKI Jakarta.
TRIBUNJAKARTA.COM - Pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025, Calon Peserta Didik Baru (CPDB) juga bisa mendaftar sekolah di DKI Jakarta.
Sebagai informasi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah mengganti nama sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Ada empat jalur yang bisa dipilih pada SPMB yakni jalur domisili, afirmasi, prestasi dan mutasi.
Nantinya pendaftaran untuk penerimaan murid baru akan diumumkan pada awal Mei 2025.
Kendati begitu, tiap jalur juga sudah dijabarkan peruntukannya.
Untuk jalur domisili merupakan jalur dalam penerimaan murid baru yang diperuntukkan bai calon murid yang berdomisili di dalam wilayah penerimaan murid baru yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah.
Jika dulu di jalur zonasi mengandalkan alamat yang tertera di Kartu Keluarga (KK), untuk jalur domisili berbeda.
Penerimaan colon murid justru mengutamakan jarak antara rumah dan sekolah, tanpa lagi mengacu pada alamat di KK.
Calon murid bisa memilih sekolah yang dekat dengan rumah, sekalipun wilayah sekolahnya berada di wilayah atau provinsi yang berbeda.
Sehingga calon murid yang tinggal di luar Jakarta bisa memilih jalur ini.
Kemudian jalur afirmasi adalah jalur yan diperuntukkan bagi calon murid yang berasal dari ekonomi tidak mampu dan calon murid penyandang disabilitas.
Jalur prestasi adalah jalur yang diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki prestasi di bidang akademik dan/atau non akademik.
Terakhir, jalur mutasi diperuntukkan bagi calon murid yang berpindah domisili karena perpindahan tugas dari orangtua/wali dan bagi anak guru yang mendaftar di satuan pendidikan tempat orangtua mengajar.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Ilustrasi-siswa-SD-Belasan-siswa-SD-di-Depok-diduga-keracunan-usai-makan-roti-gratis.jpg)