Tagih Utang Rp 6,2 Miliar, Pengusaha Diduga Dianiaya di Tempat Karaoke di Jaksel
Pengusaha Aditya didugajadi korban penganiayaan di tempat karaoke kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang pengusaha bernama Aditya diduga menjadi korban penganiayaan di sebuah tempat karaoke di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Peristiwa dugaan penganiayaan itu terjadi pada 3 Maret 2025 sekitar pukul 11.30 WIB.
Aditya telah melaporkan aksi penganiayaan itu ke Polda Metro Jaya pada 4 Maret 2025. Laporan korban teregistrasi dengan nomor LP/B/1532/III/2025/SPKT/Polda Metro Jaya.
"Saya ingat banget bagian kepala saya dipukuli, ditoyor, ditempeleng," kata Aditya kepada wartawan, Rabu (30/4/2025).
Aditya merupakan Direktur PT Ragam Pangan Mandani, perusahaan yang bergerak di bidang pendistribusian pangan.
Aditya mengatakan, dugaan penganiayaan yang dialaminya terjadi ketika ia dan rekannya, Fikri, hendak menagih utang sebesar Rp 6,2 miliar kepada salah satu pihak perusahaan yang menjadi kliennya.
Sejak April 2024, Aditya mengaku perusahaannya telah mendistribusikan pangan ke 80 outlet milik PT BLI.
Namun, ia menyebut pembayaran dari kliennya itu mulai tertunda tanpa alasan yang jelas sejak Februari 2025.
"Saya dan Pak Fikri diundang untuk membahas tagihan. Saya langsung disuruh menyiapkan mental. Saya pikir mungkin cuma dibentak, ternyata kami dipukul, dilempar botol, bahkan diancam keselamatan keluarga," ungkap Aditya.
Ia mengaku telah menyerahkan sejumlah bukti kepada penyidik saat melaporkan kasus dugaan penganiayaan ini. Namun, ia menilai penanganan kasus ini berjalan lambat.
"Visum sudah keluar, CCTV dan saksi sudah lengkap. Tapi penangkapan tidak kunjung dilakukan karena alasan prosedur," ujar dia.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/KORBAN-PENGANIAYAAN-Pengusaha-bernama-Aditya.jpg)