Tanggapi Laporan Jokowi, Roy Suryo Klaim Siap Adu Data Dugaan Ijazah Palsu

Mantan Menpora Roy Suryo mengklaim siap adu data dengan Joko Widodo terkait keyakinannya bahwa ijazah dari Presiden ke-7 RI itu palsu.

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Siap adu data. Roy Suryo mengklaim siap adu data dengan Joko Widodo terkait keyakinannya bahwa ijazah dari Presiden ke-7 RI itu palsu. (TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA PUTRA). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Mantan Menpora Roy Suryo mengklaim siap adu data dengan Joko Widodo terkait keyakinannya bahwa ijazah dari Presiden ke-7 RI itu palsu.

Hal itu disampaikan Roy Suryo atas laporan yang dilakukan langsung oleh Jokowi di Polda Metro Jaya terkait tuduhan ijazah palsu.

"Oh siap, sangat siap. Tentu dengan pengadiilan yang fair ya. Jangan sampai kemudian nanti malah dibelokan atau diarah-arahkan ke sisi yang lain," kata Roy Suryo di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/4/2025).

Roy Suryo mengklaim bahwa tak hanya ijazahnya namun skripsi Jokowi di Universitas Gadjah Mada juga palsu. 

Salah satu indikator yang diteliti yakni mengenai font Times New Roman pada skripsi Jokowi yang menurutnya berbeda dengan model di tahun saat skripsi itu dibuat.

"Dari skripsi yang sudah kita periksa sebagai bukti primer di Universitas Gadjah Mada tanggal 15 April kemarin. 

Yang jelas-jelas itu skripsinya palsu atau tidak memenuhi syaraat untuk sebuah kampus besar seperti Universitas Gadjah Mada," kata Roy Suryo.

Karenanya, Roy Suryo berharap pembuktikan kasus dugaan ijazah palsu Jokowi ini berlangsung secara fair.

"Kita harapkan proses hukum itu berlangsung juga secara fair, equality before the law jangan hanya tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas," kata Roy Suryo.

Pakar telematika itu pun menyebut publik juga tentunya bakal ikut mengawal kasus ini.

"Kita saksikan, dan masyarakat mohon juga mengawal proses ini, sebaik-baiknya, jangan sampai ada proses-proses seperti yang terjadi pada Gus Nur, pada juga Bambang Tri karena waktu itu ada proses yang dia sendiri lagi melapor, tapi malah dilaporkan, dan waktu itu malah langsung ditahan.

Harusnya sekarang sudah berubah, dan kita harapkan presiden baru kita, Presiden Prabowo Subianto, tidak membiarkan anak-anak bangsanya diadu domba, oleh karena persoalan-persoalan yang tidak jelas sekali," papar Roy Suryo.

Diketahui, hari ini Jokowi melaporkan langsung sejumlah nama ke Polda Metro Jaya dalam kasus tuduhan ijazah palsu.

Salah satu yang dilaporkan yakni RS yang disinyalir adalah Roy Suryo. Mereka dilaporkan atas pasal 310 dan 311 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik dan pasal 27A, 32 dan 35 Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved