Cengkareng Rawan Debt Collector, Empat Mata Elang Kena Angkut Polisi

Kawasan Cengkareng, Jakarta Barat menjadi salah satu wilayah yang banyak terjadi kasus mata elang alias debt collector merampas paksa kendaraan warga.

TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra
Polisi saat mengamankan debt collector di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Keberadaan debt collector atau mata elang ini meresahkan warga karena kerap merampas paksa kendaraan warga. (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CENGKARENG - Kawasan Cengkareng, Jakarta Barat menjadi salah satu wilayah yang banyak terjadi kasus mata elang alias debt collector merampas paksa kendaraan warga.

Tak sedikit pula peristiwa perampasan yang dilakukan oleh kawanan mata elang ini viral di media sosial.

Menanggapi hal itu, Polsek Cengkareng menggelar operasi mata elang alias matel.

Kapolsek Cengkareng, Kompol Abdul Jana mengagatakan, operasi ini merupakan tindak lanjut dari banyaknya laporan dan keluhan masyarakat terkait aktivitas debt collector yang diduga melakukan penarikan kendaraan bermotor secara paksa di jalan.

Jana menjelaskan, rute operasi meliputi sejumlah titik rawan seperti Jalan Daan Mogot arah Grogol dan arah Tangerang, lampu merah Cengkareng, Jalan Raya Kamal dan juga Jalan Raya Ring Road Golf Lake. 

Petugas patroli secara aktif menyisir area tersebut untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan.

Hasilnya ada empat matel yang diangkut dimana mereka tengah memantau kendaraan yang melintas.

"Operasi ini kami lakukan secara berkelanjutan. Hari ini kami berhasil mengamankan empat orang yang mengaku sebagai debt collector dan langsung kami bawa ke Polsek Cengkareng untuk dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut," ujar Jana saat dikonfirmasi, Rabu (7/5/2025).

Jana mengatakan, dengan digelarnya operasi ini, diharapkan masyarakat merasa lebih aman dan tidak lagi was-was terhadap aksi penarikan kendaraan yang tidak sesuai prosedur hukum. 

"Polsek Cengkareng juga mengimbau masyarakat untuk tidak segan melaporkan setiap tindakan premanisme atau pungutan liar yang terjadi di lingkungan mereka," tuturnya.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved