Dilaporkan ke KPK, Sekda DKI Jakarta Marullah Matali Bungkam: Ssst!
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali enggan berkomentar soal dirinya yang dilaporkan ke KPK
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Jaisy Rahman Tohir
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali enggan berkomentar soal dirinya yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Saat hendak dikonfirmasi awak media ketika ditemui di Balai Kota Jakarta, Marullah tak mau memberikan keterangan.
Marullah hanya memberikan gestur menutup mulut dengan jarinya.
“Ssst saya enggak, cukup ya,” ucapnya singkat, Kamis (15/5/2025).
Ketika kembali ditanya perihal penunjukkan anaknya sebagai Tenaga Ahli (TA) di lingkungan Setda DKI Jakarta, ia justru berjalan cepat menghindari para awak media.
Sebagai informasi tambahan, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo sebelumnya membenarkan telah menerima laporan terhadap Marullah pada pekan lalu.
Saat ini, laporan tersebut pun masih ditelaah oleh KPK apakah memenuhi unsur tindak pidana korupsi atau tidak.
“KPK secara umum akan melakukan telaah kepada setiap pengaduan masyarakat yang masuk untuk melihat validitas informasi dan keterangan yang disampaikan dalam laporan tersebut,” ucapnya di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (14/5/2025).
Meski demikian, ia tak menjelaskan secara detail kasus apa yang menjerat Marullah Matali.
Budi menerangkan, proses pengaduan masyarakat tak bisa disampaikan ke publik dan perkembangan laporan ganya akan diberikan kepada pelapor.
“KPK juga tentu akan berkomunikasi dengan pelapor jika ada hal-hal atau informasi lain yang dibutuhkan,” ujarnya.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
| 'Bisa Sungkem Ibu' Kata Gus Yaqut Saat Masuk Rutan KPK Lagi, Harga Sepatu Eks Menag Curi Perhatian |
|
|---|
| Detik-detik Yaqut Digiring Pakai Rompi Oranye KPK, Aksi 'Sakral' di Momen Lebaran Tebrongkar |
|
|---|
| Kontroversi Penahanan Yaqut: KPK Pecahkan Rekor Bikin Masyarakat Kecewa, DPR Singgung Lelucon |
|
|---|
| Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Ferdinand Hutahaean Sindir Rekor Baru: KPK Hancur Lebur |
|
|---|
| Gus Yaqut Mendadak Jadi Tahanan Rumah, Prabowo Wajib Turun Tangan Tangani Intervensi Politik ke KPK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/Sekda-DKI-Jakarta-Marullah-Matali-usai-bertemu-dengan-Tim-Transisi-Pramono-Anung-Rano.jpg)