Gema Sadhana Kukuhkan Pengurus DPP di Munas, Komit Dukung Pemerintahan Prabowo
Di ajang Munas, DPP Gerakan Masyarakat Sanathana Dharma Nusantara (Gema Sadhana) menyatakan dukungan penuhnya terhadap visi dan kepemimpinan Presiden.
Penulis: Elga Hikari Putra | Editor: Rr Dewi Kartika H
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra
TRIBUNJAKARTA.COM - Di ajang Munas, DPP Gerakan Masyarakat Sanathana Dharma Nusantara (Gema Sadhana) menyatakan dukungan penuhnya terhadap visi dan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Hal itu dalam hal mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan berpihak kepada rakyat kecil.
Di Munas tersebut, A.S. Kobalen terpilih sebagai Ketua Umum Gema Sadhana secara aklamasi, mengungguli empat calon ketua umum lainnya.
Munas kali ini juga menjadi ajang konsolidasi organisasi untuk memperluas peran politiknya, terutama dengan menggalang dukungan dari komunitas Buddha, Hindu, Konghucu, serta aliran kepercayaan lainnya.
Gema Sadhana ingin membuka ruang seluas-luasnya bagi kelompok-kelompok tersebut untuk ikut serta dalam pembangunan bangsa.
Dalam sambutannya, Kobalen menegaskan komitmen Gema Sadhana sebagai bagian dari keluarga besar Partai Gerindra untuk terus setia mendampingi dan mengawal kebijakan Prabowo.
“Pak Prabowo bekerja sepenuh hati untuk rakyat. Sebagai bagian dari keluarga besar Gerindra, Gema Sadhana akan selalu setia mendampingi dan mengawal kebijakan beliau,” kata Kobalen, Sabtu (17/5/2025).
Selain itu, Kobalen juga menyerukan sinergi antara seluruh organisasi pendukung Prabowo untuk memperkuat pelaksanaan program-program yang menyasar peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Gema Sadhana, Hashim Djojohadikusumo, menyoroti perhatian besar Prabowo terhadap rakyat kecil, khususnya melalui program-program sosial seperti penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat.
“Pak Prabowo sangat peduli pada mereka yang membutuhkan. Program makan bergizi menjadi salah satu bukti nyata komitmen beliau,” ujar Hashim.
Ia juga memuji pencapaian besar dalam sektor ketahanan pangan, khususnya keberhasilan swasembada beras yang menurutnya baru tercapai kembali setelah lebih dari 80 tahun.
Acara ditutup dengan pengukuhan susunan lengkap kepengurusan DPP Gema Sadhana yang diharapkan mampu membawa organisasi ini semakin solid, berdaya saing, dan berpengaruh di tingkat nasional.
Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya
| Mahfud MD Soroti Pernyataan Saiful Mujani Soal Prabowo, Sebut Tak Bisa Dianggap Makar, Ini Alasannya |
|
|---|
| Pengamat Sebut AHY Bisa Dibalap Gibran, 2029 Harus Masuk Surat Suara |
|
|---|
| Pengamat Takar Peluang Zulhas di Pilpres 2029, Bisa Seperti Hatta Rajasa Dampingi Prabowo |
|
|---|
| Bukan Pramono, Hendri Satrio Nilai Megawati Lawan Ideal Prabowo di Pilpres 2029 |
|
|---|
| Ferdinand Hutahaean Lihat JK Buat "Jebakan" ke Prabowo Soal BBM: Agar Masyarakat Marah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/MUNAS-DPP-GEMA-SADHANA.jpg)