Punya Kemampuan Fiskal, Pemprov Jakarta Klaim Bisa Jadi Pionir Sekolah Gratis Sesuai Putusan MK

Staf khusus Gubernur DKI Jakarta bidang media, Chico Hakim mengklaim Jakarta bisa jadi pioner dalam melaksanakan putusan MK perihal sekolah gratis.

Tribunnews
ILUSTRASI ANAK SD - Staf khusus Gubernur DKI Jakarta bidang media, Chico Hakim mengklaim Jakarta bisa jadi pioner dalam melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) perihal sekolah gratis untuk SD-SMP. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM - Staf khusus Gubernur DKI Jakarta bidang media, Chico Hakim mengklaim Jakarta bisa jadi pioner dalam melaksanakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) perihal sekolah gratis untuk SD-SMP.

Chico mengacu pada kemampuan fiskal alias anggaran yang dimilki Pemprov DKI saat ini.

"Pemprov Jakarta tentu akan patuh dengan putusan MK dan arahan pemerintah pusat terkait ini ke depannya.

Sepertinya memang dengan kemampuan fiskal pemerintah Jakarta, hal ini semoga bisa membuat kita menjadi pioner mewujudkan sekolah swasta gratis," kata Chico kepada wartawan, Kamis (29/5/2025).

Saat ini, pendidikan untuk sekolah negeri di Jakarta memang sudah gratis bahkan tingkat SMA.

Sedangkan untuk kategori sekolah swasta, Pemprov akan melakukan uji coba sekolah gratis di 40 sekolah swasta mulai tahun ajaran 2025/2026.

"Kami mengapresiasi MK terkait itu dan sebenarnya sejalan dengan rencana Bapak Gubernur Pramono Anung yang beberapa lalu sudah mencetuskan bahwa akan ada sekolah swasta yang disubsidi oleh Pemprov, sehingga bisa membuat siswa di sana tidak ada pungutan," kata dia.

Sebelumnya, Ketua Pansus Pendidikan DPRD DKI Jakarta, KH M Subki menganggap putusan MK itu menjadi angin segar untuk menghadirkan pendidikan tanpa diskriminasi, termasuk di Jakarta.

"Artinya ini kan sebuah angin segar. Dan saya memandangnya sebagai tambahan energi buat kita yang sedang membentuk pansus pendidikan untuk memberikan dorongan yang lebih maksimal lagi kepada pemerintah agar sekolah gratis ini secara perlahan, secara bertahap Tapi pasti segera direalisasi," ujar Subki.

lihat fotoGubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang murka gegara ulah suporter Persikas Subang di acara serius sampai ditandai. Orang dekat jadi saksi watak keras sang Gubernur nih
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang murka gegara ulah suporter Persikas Subang di acara serius sampai ditandai. Orang dekat jadi saksi watak keras sang Gubernur nih

Ia mengatakan dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan Pemprov DKI membuat aturan turunan dalam menindaklanjuti putusan MK tersebut. Sebab, putusan MK bersifat final dan mengikat.

"Tentu itu nanti disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan rinciannya tentunya ada peraturan-peraturan di bawahnya. Ada Perda, ada Pergub dan seterusnya," kata dia.

Namun, Subki menyebut pelaksanaan sekolah swasta gratis di Jakarta kemungkinan akan dimulai secara bertahap.

"Tapi saya yakin ya dengan keuangan pemerintah DKI Jakarta yang signifikan Kayaknya sekolah gratis ini secara bertahap akan bisa terealisasi secara penuh

Di tahun 2025 ini kan baru uji coba ya baru untuk 40 sekolah swasta. Insya Allah mudah-mudahan kalau uji cobanya bagus Di 2025-2026 bisa meningkat lagi sekitar 100 sekolah dan seterusnya," kata dia.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved