Geng Motor Serang Warga di Pondok Bahar Tangerang Ternyata Dipicu Balas Dendam

Polisi mengungkap motif penyerangan oleh geng motor di Jalan Metland, Pondok Bahar, Karang Tengah, Kota Tangerang.

Tayang:
Kompas via gridmotor.motorplus
ILUSTRASI GENG MOTOR - Geng Motor Serang Warga di Pondok Bahar Tangerang Ternyata Dipicu Balas Dendam 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Polisi mengungkap motif penyerangan oleh geng motor di Jalan Metland, Pondok Bahar, Karang Tengah, Kota Tangerang.

Kanit Reskrim Polsek Ciledug Iptu Wito mengatakan, salah satu pelaku memiliki masalah dengan korban dan ingin membalas dendam.

"Sebelumnya ada masalah, salah satu pelaku ini ada masalah seminggu sebelumnya," kata Wito saat dikonfirmasi, Selasa (3/6/2025).

Namun, Wito belum menjelaskan lebih detail permasalahan yang terjadi antara pelaku dan korban.

Ia hanya mengatakan bahwa pelaku meminta bantuan sejumlah rekannya untuk melakukan penyerangan.

"Seminggu sebelumnya sudah ribut, kasih tahu ke teman-temannya 'hei kemarin yang banting saya dari sana tuh', baru diserang gitu," ungkap Kanit Reskrim.

Dalam kasus ini, polisi telah menangkap empat anggota geng motor yang melakukan penyerangan. Namun, polisi masih memburu pelaku utamanya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (1/6/2025) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

"Para pelaku dalam penyelidikan," kata Ade Ary, Senin (2/6/2025).

lihat fotoSatu diantara kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya membuat Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono luluh sampai meluapkan pengalaman semasa memakai seragam sekolah. Padahal sebelumnya Ono Surono lantang mengkritisi kebijakan 'barak militer' ala Dedi Mulyadi itu. Tapi sekalinya setuju malah berujung curhat nih.
Satu diantara kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akhirnya membuat Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono luluh sampai meluapkan pengalaman semasa memakai seragam sekolah. Padahal sebelumnya Ono Surono lantang mengkritisi kebijakan 'barak militer' ala Dedi Mulyadi itu. Tapi sekalinya setuju malah berujung curhat nih.

Ade Ary menjelaskan, kejadian bermula ketika korban bersama beberapa temannya sedang duduk-duduk dan meminum kopi di tempat kejadian perkara (TKP).

"Tiba-tiba dihampiri oleh sekelompok orang yang datang dengan menggunakan sepeda motor beramai-ramai," ujar Kabid Humas.

Tanpa basa-basi, geng motor tersebut langsung merusak sejumlah warung milik para pedagang yang berjualan di sekitar lokasi.

"Dari salah satu pelaku yang sudah memegang senjata tajam sejenis clurit langsung menyerang korban dan saksi secara membabi buta," ungkap Ade Ary.

Akibatnya, korban menderita luka robek di bagian dada dan pangkal ketiak sebelah kanan.

Sementara itu, dua orang rekan korban lainnya mengalami luka bacok di bagian lengan dan kepala.

"Kejadian tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Ciledug," kata Ade Ary.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved