Gubernur Pramono Tawarkan Bantuan Pompa untuk Atasi Banjir di Banten dan Bekasi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menawarkan bantuan pompa air kepada Banten dan Bekasi yang terdampak banjir.

TRIBUNJAKARTA.COM
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (9/7/2025). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, ANCOL - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menawarkan bantuan pompa air kepada Banten dan Bekasi yang terdampak banjir.

Tawaran ini pun disebut Pramono sudah disampaikan Pramono secara langsung kepada Gubernur Banten Andra Soni dan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto 

Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi pemberantasan korupsi yang digelar di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Kamis (10/7/2025).

“Saya membayangkan di daerah-daerah lain, dan saya sudah sampaikan juga ke pak Andra Soni, ke Wali Kota Bekasi, kalau memang teman-teman di Banten maupun Tangerang membutuhkan (pompa air) tentunya kami siap untuk membantu untuk itu,” ucapnya.

Pramono menjelaskan, banjir yang menerjang Jakarta beberapa waktu lalu cukup kompleks lantaran terjadi akibat tiga faktor yang terjadi bersamaan.

Selain curah hujan tinggi yang mengguyur Jakarta, banjir juga diperparah air kiriman dari wilayah hulu dan juga naiknya permukaan air laut.

“Ketika di Jakarta banjir 3-4 hari yang lalu, belum pernah terjadi banjirnya itu bersamaan. Curah hujan di Jakartanya tinggi, kiriman dari atasnya tinggi, air lautnya sedang naik,” tuturnya.

Selama Jakarta dilanda banjir, Pramono mengaku turun langsung ke lapangan dan menghubungi satu per satu para wali kota Jakarta.

Bahkan ia pun harus begadang bersama para wali kota untuk memastikan penanganan banjir berjalan dengan baik.

“Satu-satu saya hubungi, saya monitor sendiri apakah pompanya sudah dijalankan. Memang tidak bisa penanganan ini tidak detail untuk Jakarta,” ujarnya.

Pramono pun menyebut, saat ini Jakarta memiliki lebih dari 1.000 pompa yang terdiri dari pompa stasioner maupun portable.

Ribuan pompa ini bakal langsung dioperasikan begitu ada genangan yang muncul di permukiman warga maupun ruas-ruas jalan ibu kota.

“Ya mohon maaf pak Andra Soni, infrastrukturnya sudah siap. Pompanya hampir 1.000 lebih, 600 yang stasioner, 600 lagi yang mobile, sehingga bisa tertangani,” tuturnya.

Sebagai informasi tambahan, banjir besar melanda sejak Minggu (6/7/2025) hingga Rabu (9/7/2025) kemarin.

Selama periode tersebut, tercatat ratusan permukiman warga hingga sejumlah ruas jalan tergenang dengan ketinggian air mencapai dua meter lebih.

Tak cuma Jakarta, banjir juga menerjang beberapa daerah penyangga Jakarta, seperti Tangerang Selatan hingga Bekasi.

Akses TribunJakarta.com di Google News atau WhatsApp Channel TribunJakarta.com. Pastikan Tribunners sudah install aplikasi WhatsApp ya

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved