Najwa Shihab Geram Soal Bobroknya Sistem Lapas Indonesia: Dari Gelagatnya Tak Akan Pernah Selesai

Penulis: Ilusi
Editor: Erik Sinaga
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Najwa Shihab

TRIBUNJAKARTA.COM - Pembawa acara berita Najwa Shihab mengaku geram dengan sistem lapas di Indonesia.

Hal tersebut dikatakan Najwa Shihab dalam konten YouTube Anji Manji.

Najwa Shihab mengatakan bahwa dirinya merasa permasalahan sistem yang ada di lapas Indonesia tak kunjung terselesaikan.

Kegeramannya tersampaikan ketika menjawab pertanyaan musisi Anji Manji.

Anji Manji menanyakan apa yang membuat Najwa Shihab merasa geregetan dengan permasalahan yang belum terselesaikan dari semua konten yang dibuatnya.

Najwa Shihab mengaku geram dengan persoalan yang terjadi dalam lapas.

"yang masih on goingkan ya, soal penjara itu, soal lapas," jelas Najwa Shihab.

FOLLOW YA:

Menurut Najwa Shihab, permasalahan yang terjadi di lapas nampaknya tak akan pernah selesai.

"Karena itu masih belum selesai dan tampaknya memang tak akan pernah selesai kalau melihat dari gelagatnya yang terjadi sekarang," ujar Najwa Shihab.

Kendati demikian, Najwa Shihab menjelaskan alasannya.

Jika tidak ada perbaikan sistem, situasi lapas yang ada di Indonesia bakal terus bobrok.

"Karena memang tidak ada perbaikan sistem sih," kata Najwa Shihab.

"Itu yang kemudian membuat susah kalau memang berbuat nggak ada pembenahan terhadap sistemnya," sambung dia.

Najwa Shihab - Anji Manji (Kolase TribunJakarta.com/YouTube Najwa Shihab)

Lebih lanjut, Najwa Shihab menyinggung soal sel yang di tempatkan Setya Novanto dan pesta narkoba yang tertangkap basah oleh Ombudsman beberapa waktu lalu.

"Kemarin kita juga sempat angkat soal penjara Setya Novanto yang baru, kan dari awal ketika kita pertama masuk kesana sudah langsung tahu, kalau sel palsu. Terus kemudian kemarin kita dapet footagenya sel aslinya seperti apa," ungkap Njawa Shihab.

"Namun sebelumnya kan juga di penjara soal gimana bisa dengan mudahnya pesta narkoba," lanjut wanita berusia 41 tahun tersebut.

Menurutnya, lemabaga permasyarakatan di Indonesia adalah sebuag institusi yang jarang sekali disentuh oleh kebaruan.

Meski sudah bolak-balik ganti presiden, ganti menteri tapi tetap saja tidak terselesaikan.

Hal tersebut yang mengakibatkan bobroknya sistem di lapas.

"Misalnya, berhenti beberapa saat, tapi kalau nggak ada pembenahan ya pasti akan berulang lagi," jelas Najwa Shihab.

"Kalu nggak ada perubahan mendasar sistemnya sih akan gini-gini aja," tambah dia.

Najwa Shihab pun mengkhawatirkan kalau masyarakat sudah merasa terbiasa mendengar kabar adanya pesta narkoba dan kemewahan fasilitas di dalam lapas.

Jika semua hal tersebut adalah hal yang wajar, itu sama saja masyarakat membenarkan ketidakbenaran.

"Dan yang paling mengkhawatirkan adalah kalau kita sudah menganggap itu sebagai kewajaran. 'ah itu memang sudah biasa ah.. memang seperti itu'," imbuh Najwa Shihuab.

"Jadi seolah-olah tuh kita pembenaran atas ketidakbenaran," sambungnya.

Lanjut Najwa Shihab, pembenaran atas ketidakbenaran tersebut yang akan menjadi bahaya.

"Itu yang bahaya ketika kita menganggap hal yang seharusnya kita kecam bersama jadi ah itu sih biasa gitu," katanya.

Ratna Sarumpaet Dirawat di Rumah Sakit Bina Estetika, Ini Dampak Operasi Plastik di Masa Tua

Kekeh Pernikahannya Ingin Diakui Hilda Vitria, Kriss Hatta Bongkar Alasannya

Batal Dinikahi Anggota Dewan, Shinta Bachir Ungkap Keraguan dan Ingin Kabur di Malam Tunangan

Berita Terkini