Tsunami di Banten

Pasha Ungu Ajak Masyarakat Untuk Bangkitkan Semangat Ifan Seventeen dan Ade Jigo, Ini Caranya

Penulis: Erlina Fury Santika
Editor: Erik Sinaga
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pasha Ungu dan Ifan Seventeen

TRIBUNJAKARTA.COM - Wakil Wali Kota Palu sekaligus vokalis grup musik Ungu, Pasha Ungu mengajak masyarakat Indonesia untuk membangkitkan semangat hidup Ifan Seventeen dan Ade Jigo.

Diketahui, Ifan Seventeen dan Ade Jigo merupakan korban selamat dari terjangan tsunami Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018) lalu.

Saat itu keduanya tengah mengisi acara yang diselenggarakan oleh PLN.

Ifan Seventeen bersama grup musiknya, sementara Ade Jigo bersama grup lawaknya.

Tsunami itu tak hanya meluluhlantahkan daerah Banten dan Lampung, namun juga merenggut orang-orang terkasih Ifan Seventeen dan Ade Jigo.

Ifan Seventeen kehilangan istri, Dylan Sahara dan tiga rekan grupnya, Bani Seventeen, Herman Seventeen dan Andi Seventeen.

Sementara Ade Jigo kehilangan istrinya dan sahabatnya, Aa Jimmy beserta 2 anak dan istrinya.

Atas kehilangan tersebut, Pasha Ungu sangat paham bahwa itu adalah hal yang berat yang tengah dijalani oleh Ifan Seventeen dan Ade Jigo.

Tak hanya memberikan kalimat dukungan, Pasha Ungu juga berharap keduanya bisa berkarya lagi industri hiburan Tanah Air.

"Assalamualaikum Wr. Wb, saya Pasha ungu ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya bagi rekan-rekan musisi Tanah Air untuk mendoakan dan mendukung saudara kita Ifan Seventeen dan Ade Jigo untuk senantiasa tabah dalam menghadapi cobaan ini dan tentunya terus berkarya," ucap Pasha Ungu dalam fitur story akun Instagramnya, @pashaungu_vm, Sabtu (29/12/2018).

Unggah Foto dengan Herman Seventeen, Pasha Ungu Masih Tak Menyangka: Bro Orang Baik Banget

Basis Seventeen Jadi Korban Meninggal Tsunami Banten, Pasha Ungu Ungkapkan Kesedihannya

Didesak Mundur dari Jabatan Wakil Wali Kota Palu, Pasha Ungu: Ada Kelompok yang Manfaatkan Situasi

Follow:

Di unggahan story berikutnya, suami Adelia Wilhelmina itu membagikan caranya untuk memberikan dukungan.

Dukungan itu tak hanya ditujukan untuk Ifan Seventeen dan Ade Jigo, namun juga untuk seluruh korban tsunami Selat Sunda.

Berikut cara untuk beri dukungan moril kepada korban tsunami lewat media sosial.

- Buat video snapgram atau Instastory berdurasi 15 detik dengan narasi:

Saya (nama kamu( ikut mendukung dan mendoakan Ifan Seventeen juga Ade Jigo, serta seluruh korban dari musibah tsunami di Selat Sunda, untuk bisa bangkit dan tetap kuat. Kami bersamamu!!

- Sertakan tagar (hashtag):

#SejutaCintaUntukSeventeenDanJjigo
#SejutaCintaUntukKorbanTsunamiSelatSunda

- Jangan lupa mention:

@ifanseventeen
@adejigo.

Unggahan fitur story akun Instagram Pasha Ungu yang mengajak masyarakat memberikan dukungan moril kepada Ifan Seventeen dan Ade Jigo, Sabtu (29/12/2018). (Instagram/@pashaungu_vm)

Ajak menyanyi

Sebelumnya, Pasha Ungu mempersembahkan sebuah unggahan Instastory untuk Ifan Seventeen.

Dalam unggahan Instagram @pashaungu_vm yang dikutip TribunWow.com pada Kamis (27/12/2018), Pasha Ungu tampak tengah mencoba memainkan piano lagu 'Kemarin' ciptaan mendiang Herman Sikumbang.

Dalam keterangan video itu, Pasha Ungu mengatakan memang dirinya tengah belajar dan mencoba menghafal lirik lagu 'Kemarin'.

Pasha Ungu juga tak menutup kemungkinan kelak dirinya bisa bernyanyi bersama Ifan Seventeen.

"Lagi coba belajar mainin musiknya dan ngafalin lyricnya siapa tau nanti nyanyi bareng saudaraku @ifanseventeen," tulis Pasha Ungu.

Melihat unggahan tersebut, di hari yang sama Ifan Seventeen kembali mengunggah Instastory Pasha Ungu di akun @ifanseventeen dan memberinya komentar.

Ifan Seventeen mengaku sedih dan tidak tahu kapan dirinya bisa bernyanyi lagi, terlebih menyanyikan lagu 'Kemarin' ciptaan sahabatnya yang sudah tiada.

Ifan Seventeen pun meminta Pasha Ungu saja yang bernyanyi dan memujinya lebih bagus dalam bernyanyi.

"Ya Allah kanda aku ga tau kapan bisa nyanyi lagi, apalagi lagu itu.

Kanda aja yang nyanyi ya, pasti lebih bagus," tulis Ifan Seventeen.

Ifan Seventeen komentari unggahan Pasha Ungu yang bawakan lagu 'Kemarin' ciptaan mendiang Herman. (Instagram/@pashaungu_vm - @ifanseventeen)

Pasca tsunami yang menerjang Banten dan Lampung pada Sabtu (22/12/2018) malam itu, Ifan Seventeen harus kehilangan orang-orang tercintanya.

Ifan Seventeen ditinggalkan sang istri, Dylan Sahara, serta keluarga Seventeen seperti Bani, Herman, Andi, Oki, dan Ujang.

Pada uanggahan Instagramnya pada Jumat (28/12/2018), Ifan Seventeen mengungkap bagaimana dirinya bisa bertahan kala tertimpa bencana tersebut.

Dalam unggahan itu, Ifan Seventeen menunjukkan foto dirinya bersama sebuah kotak warna hitam yang biasa digunakan sebagai properti panggung.

Di samping kanan, terdapat sosok Mas Epi dan di kirinya ada sosok Bang Yusron.

Kotak hitam itu sangat berjasa bagi Ifan Seventeen dan tiga orang korban lainnya yang terkatung-katung di lautan dan hanya bisa berpegangan pada kotak itu untuk bisa terus terapung.

Sementara Mas Epi dan Bang Yusron adalah dua orang yang awalnya tidak saling kenal dengan Ifan Seventeen namun ikhlas selama dua hari penuh membantu Ifan.

Banyak bantuan yang diberikan Mas Epi dan Bang Yusron kepada Ifan Seventeen, mulai dari makanan, pinjaman jaket, sarung, pakaian, tas, hingga obat-obatan.

Tak hanya itu, Mas Epi dan Bang Yusron dengan setia menemani dan mengantar Ifan Seventeen dalam proses mencari Dylan Sahara dan Andi drummer Seventeen. (TribunJakarta.com EFS/TribunWow.com Ifa Nabila)

 


Berita Terkini