TRIBUNJAKARTA.COM - Imam Besar Masjid Istiqlal Prof Dr KH Nasaruddin Umar menceritakan pengalaman berharganya bersama mendiang Ani Yudhoyono.
Nasaruddin Umar menceritakan berbagai pengalamannya saat bersama Ani Yudhoyono.
Pengalaman tersebut didapatkannya lantaran Nasaruddin Umar menjabat sebagai Wakil Menteri Agama di era SBY.
Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber di acara Apa Kabar Indonesia Malam, Tv One dilansir TribunJakarta.com pada Senin (3/6).
Awalnya Nasaruddin Umar menuturkan sosok Ani Yudhoyono yang sangat berhati-hati di segala hal terutama menyangkut keagamaan.
Ani Yudhoyono sempat menyatakan kepadanya, 'Pak Nasar saya tak mau salah dalam keagamaan baik tulisan maupun ucapan.'
Adanya hal tersebut lantas membuat Ani Yudhoyono dan ajudannya kerap kali menghubungi Nasaruddin Umar via telepon untuk menanyakan soal keagamaan.
"Jadi sering kali telepon beliau atau melalui ajudannya untuk mencari sebuah hadits yang akan disampaikan di sebuah acara atau juga ketika ada pernyataan keagamaan yang ingin disampaikan namun beliau enggan salah dan memastikan hal tersebut," ucap Nasaruddin Umar.
• Intip Cara Mudah Buat Gambar Ucapan Hari Raya Idul Fitri 1440 H Lebaran 2019 Pakai Aplikasi Ini
• Daftar Amalan Sunnah Sebelum dan Sesudah Salat Idul Fitri Lebaran 2019, Bisa Peroleh Berkah
Nasaruddin Umar menyatakan, ia kerap kali harus memberikan konfirmasi kepada Ani Yudhoyono terkait pernyataan keagamaan yang akan disampaikan.
Perilaku Ani Yudhoyono itu lantas membuat Nasaruddin Umar bangga.
"Saat itu saya bangga karena Ibu Negara sering memanfaatkan kita untuk mencari dasar-dasar agama dari sebuah gagasan. Itu kan sesuatu yang khas," beber Nasaruddin Umar.
Tak hanya itu, Nasaruddin Umar pun menilai sosok Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang terlihat serupa dengan sang istri.
"Saya punya tugas khusus untuk kontribusi ayat dan hadits, sering kali juga diminta dipandangan. Jika inspirasinya datang saat malam hari untuk menulis dan terbentur sebuah pernyataan yang meragukan, maka SBY menelpon tengah malam," ucap Nasaruddin Umar.
Bahkan Nasaruddin Umar mengungkapkan, ia kerap kali diikutkan perjalanan ke luar negeri bersama SBY dan Ani Yudhoyono.
Dari berbagai perjalanannya ke luar negeri bersama Ani Yudhoyono, Nasaruddin Umar menyatakan ada sebuah momen yang bekesan di perjalanan tersebut.
Momen bekesan bagi Nasaruddin Umar saat mendampingi SBY di Arab Saudi.
• Mengenang Tawa Bahagia Ani Yudhoyono di Sisi SBY, Ossy Dermawan: Semoga Allah Lindungi Ibu
• Ani Yudhoyono Meninggal, Sang Cucu Almira Tunggadewi Yudhoyono: Thank You for Always Being There
"Momen bekesan saya ketika beliau mendapatkan undangan Kerajaan Arab Saudi," papar Nasaruddin Umar.
Nasaruddin Umar menceritakan, kala itu SBY meminta dirinya untuk mendampingi di Makkah.
"SBY saat itu minta saya dampingi di Makkah. Kala itu ketika berlima orang, ada saya, ajudan Pak SBY dan Ibu Ani Yudhoyono beserta Pak SBY dan sang istrinya," ungkap Nasaruddin Umar.
Peristiwa kebersamaannya dengan Ani Yudhoyono dan SBY di Arab Saudi saat itu merupakan momen yang begitu berkesan bagi Nasaruddin Umar.
Rupanya Nasaruddin Umar kala itu makan bersama dengan Ani Yudhoyono dan SBY di hotel yang menghadap Kabah.
Momen tersebut pun akhirnya berkesan baginya.
Nasaruddin Umar pun menyampaikan perasaannya kepada Ani Yudhoyono.
"Ibu saya enggak pernah bermimpi bisa makan bareng dengan Pak Presiden dan Ibu Presiden di Istana Raja sambil melihat Kabah dibawah. Itu kesyukuran yang luar biasa," ucap Nasaruddin Umar.
Nasaruddin Umar menuturkan, kala ia mengakui hal tersebut kepada Ani Yudhoyono, istri SBY itu hanya tersenyum.
• Panduan Lengkap, Syarat dan Cara Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahun 2019
• Beasiswa Kuliah ke Jepang Bagi Lulusan SMA, Dapat Uang Saku Rp 15 Juta Per Bulan, Ini Syaratnya!
Kendati demikian, Ani Yudhoyono pun berkomentar setelah selesai makan.
"Dia hanya tersenyum awalnya tapi setelah makan beliau komentar 'hidup ini kan enggak pernah menyangka'," aku Nasaruddin Umar.
Pernyataan Ani Yudhoyono tersebut lantas menohok bagi Nasaruddin Umar.
Imam besar Masjid Istiqlal itu menilai, ungkapan Ani Yudhoyono sebagai kearifan.
"Memberikan sebuah pernyataan yang begitu arif itu tak gampang dan Ibu Ani Yudhoyono melakukannya," ungkap Nasaruddin Umar.
Tak hanya itu, Ani Yudhoyono bahkan sempat mempertanyakan sikap Nasaruddin Umar yang tak pernah memberikan kritikan yang pedas.
"Saya bilang mungkin karena ketulusan saya kepada bapak dan ibu," imbuh Nasaruddin Umar.
• Kerap Ikut Kunjungan Kerja, Diaz Hendropriyono Ungkap Rahasia Jokowi Tetap Kuat Beraktivitas
• Sekilas Profil 4 Jenderal Target Pembunuhan, Kesaksian Lengkap dari Orang Dekat Jokowi
• Wajah Cantik Sedah Mirah Bikin Luna Maya Terpesona Saat Makan Bareng Kahiyang Ayu: Lucu Banget!
• Menangi 5 Kali Pemilu Berturut-turut, Jokowi Bocorkan Rahasianya
Nasaruddin Umar menyatakan momen makan bersama di Kerajaan Arab Saudi itu menggambarkan kedekatan antara SBY dan istrinya.
Momen makan bersama di Kerajaan Arab Saudi itu diakui Nasaruddin Umar berlangsung sekitar satu jam lebih.
"Kita sangat-sangat dekat kala itu," aku Nasaruddin Umar.
Bahkan, Nasaruddin Umar kerap kali ditempatkan di satu kawasan yang sama dengan Presiden ke-6 RI itu.
"Kesan saya yang dekat dengan ibu misalnya saat saya ditempatkan di kawasan sekitar keberadaan mereka. Di Pesawat juga saya dapat tempat agak depan karena bapak kerap kali meminta kita ke kamarnya didepan untuk berdiskusi menyangkut pernyataan-pernyataan yang akan disampaikan," beber Nasaruddin Umar.
Dengan berbagai pengalamannya bersama Ani Yudhoyono dan keluarga, Nasaruddin Umar menilai sosok Ani Yudhoyono yang enggan salah saat menyampaikan sebuah pernyataan menyangkut keagamaan.
Simak videonya: