Kanal

Pernah Sebut Presiden Takut Diganti di ILC, Kini JAZ Diciduk Sebar Puluhan Video Mesum Bareng Pacar

Siapa sangka, JAZ rupanya pernah menjadi narasumber di acara Indonesia Lawyers Club ( ILC ) Tv One, pada 16 Oktober 2018. - Youtube TV One

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Rr Dewi Kartika H

TRIBUNJAKARTA.COM - Seorang aktivis kampus di perguruan tinggi negeri (PTN) di Yogyakarta, Jibril Abdul Aziz alias JAZ ditangkap pihak kepolisian, pada Senin (19/8/2019).

JAZ mesti berurusaan dengan hukum karena menyebarkan foto dan video mesum bersama mantan kekasih ke media sosial.

TONTON JUGA

Tak hanya ke media sosial, JAZ bahkan tega mengirimkan foto dan video asusila itu ke orangtua mantan kekasihnya.

Hal tersebut dilakukan JAZ lantaran kesal hubungannya tak direstui.

Namun siapa sangka, JAZ rupanya pernah menjadi narasumber di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) Tv One, pada 16 Oktober 2018.

JAZ waktu itu hadir sebagai Ketua Panitia Seminar Kebangsaan.

Saat itu ia dimintai keterangan atas acara yang ia selenggarakan dengan mengundang mantan Menteri ESDM Sudirman Said.

Namun Sudirman Said tak jadi tampil di acara seminar kebangsaan tersebut.

Selesai memberikan keterangan, JAZ membahas soal kabar dirinya yang diancam akan di-DO pihak kampus.

Ia mengatakan wajar jika mahasiswa takut di-DO.

Ayu Ting Ting Akui Tak Masalah Meski Kerap Dihujat, Sang Ibu Singgung Soal Kehidupan yang Direkayasa

Nama-nama Menteri Diumumkan 1 September 2019? Jawaban Jokowi Buat Pembawa Acara Sampai Begini

TONTON JUGA

Dengan lantasng JAZ juga menyebut hal tersebut sama dengan presiden yang takut diganti.

"Mahasiswa takut di DO, DPR takut di PAW, dosen takut dipecat, presiden takut diganti," kata JAZ dikutip TribunJakarta.com dari YouTube TV One, pada Selasa (20/8/2019).

"Itu hal yang lumrah," tambahnya disambut tepuk tangan penonton.

Penelusuran TribunJakarta.com sebelum Pilpres 2019 diselenggarakan, seruan atau gerakan 'Ganti Presiden'ramai mewarnai dunia perpolitikan di Indonesia.

Ussy Sulistiawaty Belanja Belasan Juta untuk Masak Nasi Bakar, Andhika Pratama: Tumben Masaknya Enak

Tri Rismaharini Menjawab Isu Dirinya Calon Menteri dan Maju di Pilpres 2024

Gerakan tersebut diketahui digaungkan oleh politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera.

10 bulan berselang, siapa sangka JAZ yang dahulu diperbincangkan kini malah terjerat kasus asusila.

Dikutip TribunJakarta.com dari TribunJogja JAZ ditangkap di sekitar Kampus Universitas Gajah Mada ( UGM ).

Korban melaporkan JAZ ke kepolisian pada tanggal 9 Juli kemarin.

Heboh Video Ayu Ting Ting Joget Pakai Tank Top Tuai Sorotan, Sang Ibu: Kata Mereka Kamu Selalu Salah

Tri Rismaharini Tegas Jawab Ini Soal Pencapresannya di 2024, Aiman: Yakin dengan yang Ibu Katakan?

Tak berselang lama yakni pada 15 Juli 2019 polisi bisa menangkap JAZ.

"Dalam satu bulan, kami bisa ungkap kasus ini dan sudah P21 ke kejaksaan. Ini kasus ITE tercepat yang bisa ditangani ditkrimsus Polda DIY," jelasnya.

Yulianto mengungkapkan ada puluhan video dan foto mesum yang mereka rekam sendiri.

Banyaknya konten itu mengingat hubungan mereka juga sudah terjalin sejak 2017.

JAZ, mahasiswa yang kirim video dan foto mesum ke orangtua mantan pacarnya (Tribun Jogja/Twitter)

Ayu Ting Ting Joget Pakai Tank Top Bareng Sejumlah Pria, Sang Ibu: Kata Mereka Kamu Selalu Salah

Kado Ultah Rafathar Diminta Anak Adik Raffi Ahmad, Reaksi Bijak Nagita Slavina Tuai Pujian

"Mereka sendiri yang merekam, mungkin untuk koleksi pribadi. Tapi ternyata digunakan tersangka karena sakit hati," katanya lagi.

Barang yang disita Polisi :

1. 1 unit Ponsel merek Xiaonmi 8 warna biru dan SIM Card

2. 1 box ponsel samsung J 7 Pro dengan SIM Card.

3. 1 Sarung warna ungu motif batik.

4. 1 Bantal leher warna hitam putih.

5. 1 jam tangan warna hitam

6. 1 Matras warna hitam

7. 1 sprei motif bunga kombinasi warna merah muda biru kuning.

8. 1 Dus minyak oles (obat kuat) berisi enam bungkus.

Melansir Tribun Jogja guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dikenal pidana berlapis.

Pertama adalah Pasal 45 ayat (1) UU 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Pelaku terancam pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

Kedua adalah Pasal 29 UU RI 44/2008 tentang Pornografi, sebab pelaku menyebarkan foto dan video vulgar dirinya bersama korban, termasuk saat berhubungan badan.

"Ancaman pidana penjara paling singkat 6 bulan paling lama 12 tahun, denda paling sedikit Rp 250 juta dan paling banyak Rp 6 miliar," kata Yulianto.

Kasubdit Cyber Ditreskrimsus Polda DIY AKBP Yulianto (kiri) dan Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto (kanan) | Pelaku JAZ (Lingkaran) (TRIBUNjogja.com | Alexander Ermando)

Berkaitan dengan kasus penyebaran foto mesum dan video vulgar bersama dengan mantan kekasihnya melalui aplikasi Line dan WhatsApp yang dilakukan mahasiswa berinisial JAZ (26), Kepala Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani mengatakan jika UGM masih menunggu proses pemeriksaan pihak kepolisian.

Iva mengatakan jika pihaknya akan menghormati proses yang sedang berjalan dan tidak akan melakukan intervensi terhadap kasus tersebut.

Saat ini semua sudah masuk ke ranah kepolisian, kami menghormati. Kita tidak intervensi. Kita tunggu hasil pemeriksaan," ungkapnya pada Tribunjogja.com.

Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta

Beda Penampilan hingga Ekspresi Raja dan Ratu Kerajaan Agung Sejagat, Pakai Baju Keraton dan Tahanan

Berita Populer